Layanan Angkutan Siswa Gratis Klungkung Diperluas hingga ke Dawan

- Dishub Klungkung menyediakan 50 unit armada angkutan siswa gratis, mencakup 3 SMP negeri di Dawan dengan total 1.536 siswa.
- Bupati Made Satria sebut perluasan layanan ini untuk mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas bagi siswa dan meningkatkan keselamatan pelajar.
- Program angkutan siswa gratis diharapkan mampu menghidupkan kembali peran angkutan umum pedesaan di Klungkung dan mendukung ketertiban lalu lintas.
Klungkung, IDN Times - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klungkung menganggarkan sekitar Rp2,28 miliar pada 2026 untuk memperluas cakupan layanan angkutan siswa gratis, yang sebelumnya hanya melayani siswa sekolah menengah pertama (SMP) di Kecamatan Klungkung.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Klungkung, Anak Agung Putra Wedana, mengatakan penambahan wilayah layanan dilakukan untuk menjawab kebutuhan transportasi aman dan terjangkau bagi pelajar, khususnya di wilayah dengan jarak tempuh sekolah yang relatif jauh.
“Mulai 2026, layanan angkutan siswa gratis tidak lagi terpusat di Kecamatan Klungkung. Kecamatan Dawan menjadi wilayah baru yang terlayani, dengan sasaran tiga SMP negeri dan total 1.536 siswa,” jelasnya, Kamis (15/1/2026).
1. Dishub Klungkung menyediakan 50 unit armada angkutan siswa gratis

Sekolah yang masuk dalam cakupan layanan tersebut meliputi SMP Negeri 1 Dawan dengan 633 siswa, SMP Negeri 2 Dawan sebanyak 604 siswa, dan SMP Negeri 3 Dawan dengan 299 siswa. Untuk mendukung operasional di wilayah ini, Dishub Klungkung menyiapkan 50 unit armada angkutan siswa.
"Ada sembilan trayek layanan Angkutan Siswa Gratis di Kecamatan Dawan, yang menghubungkan desa-desa dengan sekolah tujuan, guna memastikan akses transportasi yang merata dan efisien bagi para pelajar," ujar Putra.
2. Bupati Made Satria sebut layanan ini untuk mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas bagi siswa

Bupati Klungkung, I Made Satria, menegaskan perluasan layanan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah (pemda) meningkatkan keselamatan pelajar, sekaligus mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas yang melibatkan anak sekolah.
“Tanpa transportasi yang aman dan terjadwal, anak-anak berisiko terlambat, kelelahan, bahkan mengalami kecelakaan. Angkutan siswa gratis ini menjadi solusi agar akses pendidikan lebih aman dan merata,” ujarnya.
3. Menghidupkan peran angkutan umum

Selain berdampak pada keselamatan siswa, program ini juga diharapkan dapat menghidupkan kembali peran angkutan umum pedesaan di Klungkung. Dengan keterlibatan operator lokal dan pramudi, angkutan siswa gratis dinilai dapat meningkatkan kinerja transportasi publik, sekaligus mendukung ketertiban dan kelancaran lalu lintas.
Untuk Kecamatan Dawan, Dishub telah menetapkan sembilan trayek yang menjangkau wilayah pemukiman hingga sekolah di antaranya rute Pancingan–SMPN 1 Dawan, Mincidan–SMPN 2 Dawan, hingga Kusamba–SMPN 3 Dawan. Penetapan trayek ini disesuaikan dengan sebaran siswa agar layanan lebih efektif dan tepat sasaran.


















