Tabanan, IDN Times - Puskesmas Tabanan III ditutup sementara semenjak ada satu tenaga kesehatan (Nakes), yaitu bidan, dinyatakan positif COVID-19. Kini, yang menjadi kekhawatirannya adalah bidan tersebut pernah memberikan layanan kepada masyarakat, yaitu melakukan imunisasi untuk Balita sebelum dinyatakan positif.
Bidan tersebut juga pernah mendapatkan tugas untuk kontak tracing di lapangan, bersama enam bidan lainnya. Di antara orang yang ia kontak tracing tersebut ternyata ada yang positif COVID-19. Sehingga ia bersama enam nakes lainnya menjalani isolasi mandiri.
Selama isolasi itu, ia tidak memiliki gejala COVID-19. Ia juga sudah menjalani tes swab namun hasilnya belum turun. Singkat cerita, ia menggantikan tugas nakes yang sakit untuk melakukan kontak tracing di puskesmas tersebut. Tetapi, baru diketahui hasil swab bidan ini hasilnya positif ketika bertugas.
Lalu, mengapa bidan tersebut tetap bertugas ketika ia terkonfirm positif COVID-19? Berikut penjelasan lengkap dari Pihak Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan (GTPP) COVID-19 Tabanan.
