Denpasar, IDN Times - Persoalan kemacetan di kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai dikhawatirkan akan berdampak pada citra pariwisata Bali.
Menurut Gubernur Bali, I Wayan Koster pertumbuhan jumlah wisatawan yang datang ke Bali harus diimbangi dengan peningkatan kualitas infrastruktur dan layanan transportasi. Ekosistem pariwisata Bali harus terus diperkuat, mulai dari infrastruktur transportasi, keamanan, hingga aspek pendukung lainnya demi citra pariwisata Bali.
"Pertumbuhan kunjungan wisatawan telah memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat Bali. Namun, sebagai destinasi wisata kelas dunia, persoalan kemacetan harus menjadi perhatian bersama dan diselesaikan secara terpadu," terangnya, Senin (16/6/2026).
Direktur Strategi dan Pengembangan Teknologi InJourney Airports, Ferry Kusnowo menyampaikan, dukungan Pemerintah Provinsi Bali terhadap tantangan aksesibilitas transportasi, khususnya di kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai sangat berarti.
Sebagai bagian dari upaya memperkuat konektivitas transportasi, InJourney Airports menggandeng perguruan tinggi untuk melakukan kajian. Implementasi rekomendasi hasil kajian tersebut memerlukan dukungan seluruh pemangku kepentingan melalui pendekatan yang terintegrasi, bertahap, dan kolaboratif.
"Kami bekerja sama dengan Universitas Udayana telah melakukan kajian komprehensif terkait berbagai persoalan aksesibilitas dari dan menuju Bandara I Gusti Ngurah Rai,” ujarnya.
CEO Kantor Regional II InJourney Airports, Wahyudi menjelaskan, berbagai upaya pembenahan telah dilakukan di kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai guna meningkatkan kelancaran arus kendaraan dan kenyamanan pengguna jasa. Sejak tahun 2024, InJourney Airports telah melakukan perluasan akses jalan dan penambahan jalur kendaraan di dalam kawasan bandara.
Sejak dilakukan penambahan jalur kendaraan dan perluasan akses jalan, kemacetan yang sebelumnya cukup sering terjadi di area bandara kini dapat diatasi dengan jauh lebih baik.
"Seiring meningkatnya volume kendaraan yang menuju dan meninggalkan bandara, masih diperlukan pembenahan akses pada sejumlah titik di luar kawasan bandara,” ungkapnya.
