Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

2 Pekerja Proyek Meninggal dalam Kejadian Longsor di Ungasan

Basarnas Denpasar
Basarnas Denpasar evakuasi korban longsor (Dok.IDN Times/istimewa)

Badung, IDN Times - Kejadian longsoran sandaran tebing proyek penataan lahan yang menyebabkan dua korban jiwa di proyek penataan lahan, Jalan Alas Arum (Utara Jembatan Bali Cliff), Banjar Mekar Sari, Desa Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung masih diselidiki. Empat orang menjadi korban dalam peristiwa yang terjadi pukul 10.30 Wita, Jumat (23/1/2026). Dua korban di antaranya selamat namun terluka.

Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, mengatakan kejadian tersebut dilaporkan lebih dari 2,5 jam dari waktu kejadian. Korban selamat diketahui bernama Mohammad Waki (19) asal Kabupaten Probolinggo, dan Joko Sambang (48) asal Kabupaten Lumajang. Sedangkan korban meninggal bernama Shohibul hasan (24) asal Kabupaten Probolinggo, dan Farhan Yudistian asal Kabupaten Jember.

"Senderan tembok dinding jebol dan mengalami longsor karena penahan tembok tidak kuat. Masih penyelidikan," ungkapnya, pada Sabtu (24/1/2026).

Adi menyebutkan, sebelum kejadian, para pekerja proyek membuat pondasi cakar ayam di bagian Utara proyek pembangunan jalan di area tebing. Saat sedang bekerja, saksi di lokasi mendengar suara reruntuhan senderan tebing yang berasal dari arah atas sungai kering.

Saksi kemudian mendekati lokasi kejadian untuk menolong korban. Evakuasi dilakukan kepada satu pekerja proyek yang diketahui bernama Joko. Saat itu, Joko ditemukan dalam kondisi kaki hingga pinggang tertimbun tanah.

Sementara itu korban Farhan ditemukan dalam kondisi tertimpa batu dan mengalami luka memar pada bagian wajah, dada, serta mengeluarkan darah dari telinga.

"Sesampainya di lokasi, diketahui senderan penahan jalan telah roboh dan menimpa beberapa pekerja," ungkapnya.

Satu saksi di lokasi, Sofyan, menyampaikan bahwa ia bersama lima orang lainnya bekerja di bagian bawah untuk melakukan pemasangan batu sekitar pukul 09.30 Wita. Saat kejadian longsor, tiga orang pekerja sedang membuat adukan menggunakan molen. Saksi kemudian menyelamatkan diri.

Setelah suara gemuruh longsor berhenti, saksi mengaku berlari ke atas bermaksud untuk menolong korban. Namun niat tersebut urung dilakukan setelah rekan kerjanya yang berada di bagian bawah meminta tolong karena terjebak reruntuhan.

"Korban dibawa ke Rumah Sakit Udayana untuk mendapatkan pertolongan medis lebih lanjut," terangnya.

Share
Topics
Editorial Team
Irma Yudistirani
EditorIrma Yudistirani
Follow Us

Latest News Bali

See More

Warga Adat Serangan Sayangkan Penerbitan Surat Kelayakan Lingkungan Proyek LNG

24 Jan 2026, 15:03 WIBNews