Denpasar, IDN Times -Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali mencatat telah menyelamatkan 11.723 ekor satwa sepanjang 2026. Kepala BKSDA Bali, Ratna Hendratmoko, mengatakan kelompok burung atau aves menjadi satwa yang paling dominan. Dari jumlah tersebut, 93 persen atau sebanyak 11.438 satwa yang diamankan hingga Juni 2026 merupakan burung hasil sitaan.
"Penyitaan menjadi sumber utama perolehan satwa, mengindikasikan masih tingginya peredaran dan perdagangan liar satwa," ungkapnya dalam acara Society of Indonesian Environmental Journalists (SIEJ) bersama LSM Flight di Denpasar, Senin (15/6/2026).
