Jenazah Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Penginuman, Ditandu 3 Km

- Sesosok jenazah tanpa identitas ditemukan terdampar di Pantai Penginuman, Gilimanuk, Jembrana, Bali, Rabu (4/2/2026) pagi.
- Tim gabungan mengevakuasi jenazah dengan tandu bambu darurat karena medan sulit, berjalan kaki sejauh kurang lebih 3 kilometer.
- Jenazah dibawa ke RSUD Negara untuk proses identifikasi, sementara polisi masih menyelidiki penyebab kematian dan identitas korban.
Jembrana, IDN Times - Sesosok jenazah tanpa identitas ditemukan terdampar di pesisir Pantai Penginuman, Kelurahan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali, pada Rabu (4/2/2026) pagi. Jasadnya ditemukan dalam kondisi yang memprihatinkan.
Temuan ini dikonfirmasi langsung oleh Kasat Polairud Polres Jembrana, AKP Putu Suparta. Jenazah langsung dievakuasi ke RSUD Negara untuk proses identifikasi sebagai upaya mengungkap identitas jenazah tersebut.
1. Ditemukan warga saat pagi hari

Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh warga setempat yang sedang beraktivitas di sekitar pantai. Informasi mengenai adanya jasad manusia yang terombang-ambing di bibir pantai itu kemudian dilaporkan ke pihak berwajib.
"Kami mendapatkan informasi dari warga sekitar pukul 08.00 Wita bahwa telah ditemukan jenazah yang terdampar di Pantai Penginuman Gilimanuk," ujar AKP Putu Suparta saat dikonfirmasi.
Mendapat laporan tersebut, tim gabungan yang terdiri dari anggota Posal Gilimanuk bersama Bhabinkamtibmas Polsek Gilimanuk langsung meluncur ke lokasi. Tepat pada pukul 08.45 Wita, petugas berhasil mengamankan jenazah agar tidak terseret arus kembali ke tengah laut.
2. Evakuasi jenazah ditandu sejauh 3 Km

Kondisi medan yang cukup sulit membuat proses evakuasi membutuhkan waktu. Lantaran kendaraan tidak bisa masuk ke titik penemuan, petugas terpaksa menggunakan peralatan seadanya untuk membawa jenazah menuju titik jemput. Proses evakuasi ini dimulai sekitar pukul 08.50 Wita.
Petugas menggunakan bilah bambu sebagai tandu darurat. Sambil memikul jenazah, tim gabungan harus berjalan kaki menyisir garis pantai.
"Jenazah dievakuasi dengan cara ditandu menggunakan alat seadanya berupa bambu. Petugas menyisir pantai sejauh kurang lebih 3 kilometer menuju area Sumur Kembar, Gilimanuk," jelasnya.
3. Dibawa ke RSUD Negara untuk identifikasi

Setelah berhasil menembus jalur pantai sejauh 3 kilometer, jenazah akhirnya tiba di titik yang bisa dijangkau kendaraan pada pukul 09.25 WITA. Ambulans milik Polri sudah bersiap di lokasi untuk melakukan penjemputan.
Hingga saat ini, pihak kepolisian belum bisa memastikan penyebab kematian maupun identitas korban, termasuk dugaan sebagai korban KMP Tunu Pratama Jaya yang tenggelam 2025 lalu.
Warga yang merasa kehilangan anggota keluarga diimbau untuk segera melapor ke Polres Jembrana atau rumah sakit setempat.
"Jenazah langsung dievakuasi ke RSUD Negara menggunakan ambulans Polri untuk dilakukan proses identifikasi lebih lanjut," pungkas Suparta.



















