Denpasar, IDN Times - Poster telah menjadi media perantara massa aksi menyuarakan keresahan atas situasi kebijakan negara.
Termasuk pernyataan Presiden Prabowo Subianto, yang menyebut jurnalis, LSM, dan peneliti sebagai londo ireng.
Pernyataan ini dinilai tidak pantas disebutkan seseorang yang mengemban tugas sebagai pejabat negara. Selain mendesak permintaan maaf, ini poster-poster aksi lainnya. Ada yang relate?
Poster bertuliskan kritik adalah vitamin bukan racun negara. (IDN Times/Yuko Utami)
Jurnalis bukan londo ireng! (IDN Times/Yuko Utami)
Lidah pemimpin menentukan arah demokrasi tertulis pada selembar kertas karton. (IDN Times/Yuko Utami)
Merasa familiar dengan poster ini? (IDN Times/Yuko Utami)
Poster ini juga berasal dari pernyataan Prabowo, ada yang ingat? (IDN Times/Yuko Utami)
Selain desak minta maaf, massa aksi juga desak Prabowo belajar berhitung lagi. (IDN Times/Yuko Utami)
Kompilasi kata-kata presiden (IDN Times/Yuko Utami)
Hitam-hitam tapi manis (IDN Times/Yuko Utami)
Tulisan dalam poster lainnya, ada yang relate. (IDN Times/Yuko Utami)
Patah hati tapi tetap aksi, ada yang relate? (IDN Times/Yuko Utami)
