Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Hari Baik Hindu Bali 26 September 2026, Saatnya Membina Persahabatan

Kab. Gianyar
2 min read
Hari Baik Hindu Bali 26 September 2026, Saatnya Membina Persahabatan
ilustrasi sahabat saling curhat (freepik.com/freepik)
  • Sabtu, 26 September 2026, Sri Bagia dinilai baik untuk mulai membina persahabatan, sementara Kala Gotongan dan Sedana Yoga mendukung usaha, perdagangan, serta aktivitas jualan.
  • Pamacekan baik untuk menggarap sawah atau kebun, sedangkan Pepedan mendukung pembukaan lahan pertanian baru; beberapa aktivitas yadnya dan pembuatan alat besi perlu dihindari.
  • Sejumlah perhitungan menandai larangan untuk pernikahan, ngaben, membangun rumah, memulai pekerjaan, pindah, bepergian, rapat, serta Manusa dan Pitra Yadnya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Ada berbagai ramalan hari baik untukmu, Sabtu, 26 September 2026.

Mengawali pagi ini ada ramalan sri bagia yang baik untuk mulai membina persahabatan. Bagaimana dengan ramalan hari baik lainnya? Baca selengkapnya di bawah ini.

  1. 1. Baik memulai suatu usaha

    Pedagang berjualan di pelataran Pasar Ubud. (IDN Times/Yuko Utami)
    Pedagang berjualan di pelataran Pasar Ubud. (IDN Times/Yuko Utami)

    Kala gotongan adalah hari baik untuk memulai suatu usaha. Namun, tidak baik untuk mengubur atau membakar mayat. 

    Sedana yoga merupakan hari baik untuk membuat alat berdagang, tempat berdagang, dan mulai berjualan karena akan murah rejeki. Amerta pageh artinya baik untuk upacara Dewa Yadnya. 

  2. 2. Baik menggarap sawah

    Ilustrasi sawah (IDN Times/Dwi Agustiar)
    Ilustrasi sawah (IDN Times/Dwi Agustiar)

    Pamacekan artinya baik untuk mengerjakan sawah atau kebun, membuat tombak penangkap ikan. Namun, tidak baik melaksanakan yadnya.

    Amerta papageran adalah hari yang tidak baik untuk melakukan dewasa ayu karena mengandung pengaruh sakit-sakitan. 

    Carik walangati merupakan hari yang tidak baik untuk melakukan pernikahan/wiwaha, atiwa-tiwa/ngaben dan membangun rumah.

  3. 3. Baik membuka lahan pertanian baru

    Ilustrasi kebun teh. (IDN Times/Dwi Agustiar)
    Ilustrasi kebun teh. (IDN Times/Dwi Agustiar)

    Pepedan artinya baik untuk membuka lahan pertanian baru. Namun, tidak baik untuk membuat peralatan dari besi. Kala dangu adalah hari yang tidak baik untuk memulai suatu pekerjaan, pindah tempat, dan bepergian. 

    Karna sula merupakan hari yang tidak baik untuk melangsungkan perkawinan, memelihara binatang peliharaan. Hari ini juga tidak baik mengadakan pertemuan/rapat dan berbicara kepada orang lain. 

    Salah wadi adalah hari yang tidak baik untuk melakukan Manusa Yadnya dan Pitra Yadnya. Pararasan: Laku Bulan, Pancasuda: Bumi Kepetak, Ekajalaresi: Buat Suka, Pratiti: Jati.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More