Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Hari Baik Hindu Bali 27 September 2026, Saatnya Meramu Obat Alami

Kab. Gianyar
1 min read
Hari Baik Hindu Bali 27 September 2026, Saatnya Meramu Obat Alami
Ilustrasi mencari tumbuhan untuk obat alami. (IDN Times/Yuko Utami)
Share Article

Ada berbagai hari baik Hindu Bali berdasarkan Kalender Bali Digital pada Minggu, 27 September 2026. Mengawali hari ini, ada ramalan agni agung patra limutan, yang baik membuat/meramu obat-obatan alami dan menghilangkan yang angker.

Namun, tidak baik membangun dan mengatapi rumah, pindah rumah, atau memasuki rumah baru. Bagaimana ramalan hari baik lainnya? Baca selengkapnya di bawah ini.

  1. 1. Memulai suatu usaha

    Penjual bakso cuanki di Festival Kuliner Ramadan Kampung Sunda Bali. (IDN Times/Yuko Utami)
    Penjual bakso cuanki di Festival Kuliner Ramadan Kampung Sunda Bali. (IDN Times/Yuko Utami)

    Kala gotongan artinya baik untuk memulai suatu usaha. Namun, tidak baik untuk mengubur atau membakar mayat. Gagak anungsang pati adalah hari yang tidak baik melakukan upacara membakar mayat, atiwa-tiwa.

    Kala kutila merupakan hari baik untuk memulai pekerjaan yang mempergunakan api. Pepedan adalah hari baik untuk membuka lahan pertanian baru. Namun, tidak baik untuk membuat peralatan dari besi. 

  2. 2. Baik menanam tanaman

    Ilustrasi tanaman herbal dan liar. (IDN Times/Yuko Utami)
    Ilustrasi tanaman herbal dan liar. (IDN Times/Yuko Utami)

    Rekatadala ayudana adalah hari baik untuk menanam tanaman yang beruas/berbuku, melakukan dana punia (beramal). Tutur mandi artinya baik untuk melakukan hal yang bersifat gaib (kedyatmikan), memberikan petuah/nasehat. 

    Titibuwuk artinya baik untuk menghilangkan penyakit karena guna-guna dan sejenisnya. Namun, tidak baik untuk memulai suatu pekerjaan penting bepergian, membuat tangga/banggul. Pararasan: Laku Bulan, Pancasuda: Wisesa Segara, Ekajalaresi: Buat Suka, Pratiti: Jati.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More