84 Anggota Tagana Denpasar Siap Diberangkatkan ke Palu

Salut buat mereka yang terjun langsung ke lapangan

Denpasar, IDN Times - Sekitar 84 anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kota Denpasar siap diberangkatkan untuk membantu korban bencana gempa dan Tsunami di Palu, Sulawesi Tengah. Hal ini diungkapkan ketua Tagana Denpasar, I Made Tara dalam apel bendera peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Lapangan Puputan Renon, Denpasar, Senin (10/1) pagi.

1. Tagana siap berangkat jika dibutuhkan

84 Anggota Tagana Denpasar Siap Diberangkatkan ke PaluANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

Seperti diketahui Palu dan Donggala saat ini porak poranda akibat diterjang gempa dan tsunami, belum lama ini. Bantuan baik berupa materi dna tenaga tentu sangat dibutuhkan. Maka dari itu, Tagana sudah menyiapkan anggotanya jika sewaktu-waktu dibutuhkan tenaganya di daerah bencana.

"Kami siap, tidak hanya dengan relawan namun juga keberadaan bantuan logistik yang segera akan dikirim dalam waktu dekat,” ungkap Made Tara, Senin (1/10).

Ia melanjutkan, tugas Tagana memang memberikan bantuan kepada Dinas Sosial saat terjadi bencana. "Ya, karena kota Denpasar menjadi kota tanggap bencana," lanjutnya.

2. Wali Kota Denpasar sampaikan duka kepada korban

84 Anggota Tagana Denpasar Siap Diberangkatkan ke Palu(Hotel Roa Roa Palu) IDN Times/Fitang Budhi Adhitia

Sementara itu, Wali Kota Denpasar, IB Dharmawijaya Mantra mengungkapkan rasa dukanya kepada korban bencana di Sulawesi Tengah. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendoakan keselamatan warga di lokasi bencana.

"Duka mereka adalah duka kita bersama, jadi mari saling tolong menolong sesama rakyat Indonesia," katanya.

3. Hari Kesaktian Pancasila sebagai momentum persatuan Indonesia

84 Anggota Tagana Denpasar Siap Diberangkatkan ke PaluDok.IDN Times/Istimewa

Dalam peringatan tersebut, Rai Mantra juga menjadikan Hari Kesaktian Pancasila sebagai momentum untuk memaknai Pancasila sebagai cerminan kehidupan sehari-hari. Ia menginginkan masyarakat Indonesia harus bersatu dalam keadaan dan kondisi apapun.

“Sila-sila yang tertuang di dalamnya memiliki makna yang sangat mendalam, dan setiap silanya wajib diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.

Topik:

  • Irma Yudistirani

Berita Terkini Lainnya