Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kangen Istri Jadi Pemicu 2 Tahanan Nekat Kabur dari Polresta Denpasar

Kota Denpasar
Kangen Istri Jadi Pemicu 2 Tahanan Nekat Kabur dari Polresta Denpasar
Unsplash/Mitch Lensink
Share Article

Denpasar, IDN Times - Polisi akhirnya menangkap kembali dua tahanan yang melarikan diri dari sel tahanan lantai dua Markas Polisi Resor Kota (Mapolresta) Denpasar. Dari pengakuannya, mereka kabur karena kangen keluarganya masing-masing.

  1. 1. Keduanya ditangkap dalam waktu dan tempat yang berbeda

    Tahanan Christoni Kaledi Bonung yang kabur. (Dok.IDN Times/Istimewa)
    Tahanan Christoni Kaledi Bonung yang kabur. (Dok.IDN Times/Istimewa)

    Kapolresta Denpasar, Kombes Ruddi Setiawan, mengatakan keduanya ditangkap di waktu dan tempat yang berbeda. Tahanan terakhir yang berhasil ditangkap adalah Jemmy Sinaga (38). Ia ditangkap di Pati, Jawa Tengah saat jalan bersama sang istri. Sementara Christoni Kaledi Bonung (22) ditangkap di Denpasar Selatan saat terpergok mencuri ponsel milik warga.

    "Tahanan kabur dari Denpasar sudah berhasil kita tangkap duanya, yang satu ditangkap di Denpasar, yang satu ditangkap di Jawa Tengah. Jadi duanya sudah ditangkap," kata dia usai memimpin gelar pasukan pengamanan Pemilu, Sabtu (13/4) pagi di Lapangan Renon, Denpasar.

  2. 2. Jemmy kangen istri di Jawa Tengah

    Tahanan bernama Jemmy Sinaga. (Dok.IDN Times/Istimewa)
    Tahanan bernama Jemmy Sinaga. (Dok.IDN Times/Istimewa)

    Ia mengungkapkan, Christoni begitu rindu dengan istrinya. Itulah yang membuat ia nekat melarikan diri untuk menemui istrinya sebelum pulang ke daerah Sumatera Utara.

    Begitu juga Jemmy. Ia ingin tinggal bersama sang istri dan ditangkap di wilayah Pati, Jawa Tengah saat naik bus, Kamis (10/4) lalu.

    "Alasan melarikan diri Jemmy Sinaga karena dia masih punya istri. Dia kangen sama istrinya dan saat pelarian dia tinggal bersama istrinya," ucapnya.

  3. 3. Keduanya ditembak kakinya karena berusaha melawan

    vg247.com
    vg247.com

    Saat penangkapan, Jemmy harus ditembak kedua kakinya. Sebab ia hendak kabur saat mau dibawa petugas. Jemmy sendiri merupakan tahanan dengan kasus pencurian sepeda motor. Sementara Christoni merupakan spesialis pencuri ponsel.

    "Itu (Jemmy) pelaku pencurian sepeda motor dan Chris pencurian spesialis handphone. Pada saat kita lakukan penangkapan melawan petugas, jadi kalau melawan petugas kami akan ambil tindakan tegas," jelasnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More