Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
HUT ke-81 RI, Koster Optimis Angka Kemiskinan di Bali Tetap Terendah
Momen upacara bendera di Lapangan Niti Mandala Renon Denpasar dalam rangka HUT ke-81 RI. (IDN Times/Yuko Utami)
  • Pemprov Bali menggelar upacara HUT ke-81 RI di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar, pada 17 Agustus 2026, dipimpin Gubernur Wayan Koster.
  • BPS Bali mencatat kemiskinan Bali pada Maret 2026 sebesar 3,44 persen, lebih rendah dari angka nasional 8,07 persen; Koster berkomitmen mempertahankan kemiskinan dan pengangguran serendah mungkin.
  • Koster dan Wakil Gubernur Giri Prasta mengajak generasi muda menghayati perjuangan pahlawan serta Empat Pilar Kebangsaan, sambil menyoroti perbaikan jalan dan penanganan sampah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Pemprov Bali menggelar upacara bendera HUT ke-81 Republik Indonesia, disertai pernyataan Gubernur Wayan Koster untuk mempertahankan angka kemiskinan dan pengangguran Bali tetap rendah.
  • Who?
    Gubernur Bali Wayan Koster, Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta, Pemerintah Provinsi Bali, serta peserta upacara di Lapangan Niti Mandala Renon terlibat dalam peringatan tersebut.
  • Where?
    Upacara berlangsung di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar, Bali.
  • When?
    Senin, 17 Agustus 2026, mulai pukul 08.00 Wita selama sekitar satu jam.
  • Why?
    Upacara digelar untuk memperingati HUT ke-81 RI dan membangun semangat kebangsaan. Pemerintah Bali juga menekankan upaya menjaga kemiskinan dan pengangguran tetap rendah.
  • How?
    Upacara bendera dilaksanakan oleh Pemprov Bali. Koster menyampaikan kemiskinan Bali pada Maret 2026 sebesar 3,44 persen, sementara Giri menekankan pemahaman Empat Pilar Kebangsaan bagi generasi muda.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Denpasar, IDN Times - Perayaan Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia identik dengan momentum upacara bendera secara serempak. Begitu pula Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali menggelar upacara bendera di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar pada Senin, 17 Agustus 2026. 

Rangkaian upacara bendera ini dimulai sejak pukul 08.00 Wita dan berlangsung selama satu jam. Gubernur Bali, Wayan Koster, mengatakan pencapaian Bali sebagai provinsi dengan angka kemiskinan paling rendah se-Indonesia.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali, angka kemiskinan di Bali pada Maret 2026 yakni 3,44 persen. Sementara angka kemiskinan nasional berada di 8,07 persen.

“Kemiskinan, pengangguran di Bali itu dari sisi angka paling rendah se-nasional, kemudian akan tetap kita pertahankan supaya angka kemiskinan dan pengangguran itu mencapai yang serendah-rendahnya,” papar Koster kepada awak media, Senin (17/8/2026).

Ia juga berpesan bahwa momen peringatan 17 Agustus ini sebagai semangat membangun bangsa. Gubernur Bali dua periode ini juga mengingatkan agar anak muda di Bali senantiasa mengingat perjuangan para pahlawan.

“Harus dijadikan spirit untuk selalu semangat dalam membangun bangsa. Harus selalu ingat jasa dan perjuangan para pahlawan kita, jasmerah, jaga persatuan kesatuan,” ujarnya.

Sementara, Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, menekankan anak muda harus memahami Empat Pilar Kebangsaan, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.

“Kami yakin sekali bahwa anak muda kita sekarang generasi penerus bangsa sudah memahami betul dan semoga bisa mewarisi api perjuangan dari para pendahulu bangsa kita,” tutur Giri.

Ia mengatakan Bali juga menghadapi sejumlah tantangan yang harus diperbaiki.

“Begitu juga dengan infrastruktur jalan, termasuk juga bagaimana penanganan sampah yang harus kita selesaikan dengan baik,” imbuhnya.

Editorial Team

Related Article