Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Viral WNA Ribut di Seminyak, Pukul Sekuriti saat Dicegah Masuk Restoran

Kab. Badung
2 min read
Viral WNA Ribut di Seminyak, Pukul Sekuriti saat Dicegah Masuk Restoran
Rekaman CCTV di restoran di Kuta Utara (Dok.IDN Times/istimewa)
  • WNA Australia mengamuk dan menyerang di restoran Kuta Utara, Badung, pada 1 Oktober 2026 setelah tidak terima dikeluarkan usai terlibat keributan.
  • Pelaku berulang kali memaksa masuk untuk mencari WNA Australia lain, termasuk melompati tembok, lalu memukul sekuriti yang menghalanginya.
  • Pelaku pergi dibantu teman-temannya; belum ada laporan maupun identitas terduga pelaku, sementara polisi mengamankan rekaman CCTV untuk penyelidikan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Badung, IDN Times - Seorang wisatawan asal Australia mengamuk dan menyerang pengunjung restoran di wilayah Kecamatan Kuta Utara, pada Kamis lalu, 1 Oktober 2026 sekitar pukul 23.2 Wita.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Kuta Utara, Ajun Komisaris Polisi (AKP) I Ketut Sukadana, mengatakan aksi kekerasan dan penyerangan dipicu karena WNA Australia tidak terima dikeluarkan dari restoran setelah terlibat keributan di dalam area.

WNA tersebut merasa dikeluarkan oleh pihak restoran, sementara lawannya yang juga merupakan WNA Australia, dianggap dilindungi oleh pihak keamanan.

"Merasa dikeluarkan oleh pihak keamanan sementara lawannya dilindungi, sehingga menyebabkan WNA Australia yang tidak menggunakan baju tersebut terus kembali melakukan penyerangan kepada petugas keamanan termasuk memaksa masuk untuk mencari lawannya tersebut," jelasnya, pada Senin (5/10/2026).

Tindakan yang dilakukan oleh WNA tersebut tidak hanya sekali itu saja. Pihak sekuriti mengaku waswas apabila WNA tersebut masuk dan menganggu pengunjung lainnya.

Meski berkali-kali dicegah masuk ke dalam area restoran, WNA tersebut tidak menyerah dan berusaha masuk dengan melompati tembok restoran. Saat itu seorang sekuriti di lokasi menghalanginya, namun berujung pemukulan.

Sekuriti lain berusaha menolong korban. Sementara si pelaku diketahui pergi setelah dibantu teman-temannya. Kejadian tersebut juga belum dilaporkan ke polisi meski videonya telah viral.

"Sudah secara berulang kali dia berusaha masuk dengan melakukan penyerangan serta pemukulan terhadap pihak yang menghalanginya termasuk kepada pihak security, sehingga pihak sekuriti terus berusaha mencegahnya masuk ke dalam area," tegasnya.

Selain belum ada pihak yang melapor, kepolisian juga belum mengantongi identitas terduga pelaku. Meski begitu, rekaman closed circuit television (CCTV) telah diamankan untuk penyelidikan lebih lanjut.

    Share Article
    Editorial Team

    Related Articles

    See More