Denpasar, IDN Times - Masyarakat yang beraktivitas di wilayah perairan Bali diharapkan hati-hati dan mewaspadai gelombang laut yang dapat mencapai 2,5 meter atau kategori sedang.
Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah III Denpasar mengeluarkan peringatan mulai 17-20 Juni 2026 terkait potensi gelombang tinggi di wilayah Bali, dengan ketinggian gelombang laut dapat mencapai 1,25 - 2,5 meter berpeluang terjadi di Selat Badung, Selat Bali bagian Selatan, Selat Lombok bagian Selatan, dan Perairan Selatan Pulau Bali.
Kondisi tersebut dianggap berisiko untuk perahu nelayan pada kecepatan angin 15 knot dan tinggi gelombang 1,25 meter, serta kapal tongkang dengan kecepatan angin 16 knot dan tinggi gelombang 1,5 meter.
Pada rentang tersebut, pola angin di wilayah perairan Utara dan Selatan Bali bergerak dari Timur - Selatan dengan kecepatan angin antara 4 - 20 knot.
Kecepatan arus pada 17 Juni 2026 di Perairan Utara Pulau Bali 1,09 - 1,22 kt; Selat Badung 1,24 - 2,34 kt; Selat Bali bagian Selatan 1,10 - 1,23 kt; Perairan Selatan Pulau Bali 1,18 - 1,52 kt; Selat Lombok bagian Utara 1,33 - 1,94 kt; dan Selat Lombok bagian Selatan 1,55 - 2,99 kt.
