Hari Baik Menurut Hindu Bali 18 Maret 2026, Baik Menggarap Sawah

- Rabu, 18 Maret 2026 menurut Kalender Bali dianggap hari baik untuk menggarap sawah, kebun, serta membuat tombak penangkap ikan, namun tidak disarankan melaksanakan yadnya.
- Beberapa kombinasi hari seperti Banyu Urug dan Dasa Guna dinilai baik untuk membangun bendungan atau bangunan suci, sementara Carik Walangati tidak cocok untuk pernikahan atau pembangunan rumah.
- Hari Pepedan dan Kala Sapuhau mendukung kegiatan pertanian seperti membuka lahan baru dan membuat alat tani, tetapi beberapa hari lain justru kurang baik untuk bercocok tanam atau bepergian.
Rahajeng semeng semeton sareng sami (Selamat pagi teman-teman semuanya). Bagaimana persiapan sebelum Nyepi? Semoga lancar dan telah lengkap ya.
Mengawali Rabu, 18 Maret 2026 ada berbagai ramalan hari baik untukmu berdasarkan Kalender Bali Digital. Sebagai pembuka ada ramalan pamacekan merupakan hari baik untuk menggarap sawah atau kebun, membuat tombak penangkap ikan. Namun, tidak baik melaksanakan yadnya. Babi munggah adalah hari yang tidak baik untuk bercocok tanam. Baca selengkapnya ramalan hari baik di bawah ini.
1. Baik membuat bendungan

Banyu urug merupakan hari baik untuk membuat bendungan. Namun, tidak baik untuk membuat sumur. Buda ireng artinya hari yang baik untuk segala pekerjaan.
Carik walangati artinya tidak baik untuk melakukan pernikahan/wiwaha, atiwa-tiwa/ngaben dan membangun rumah. Dasa guna adalah hari yang baik untuk membuat bangunan suci, pelantikan pengurus maupun pejabat.
2. Baik membuka lahan pertanian baru

Pepedan adalah hari baik untuk membuka lahan pertanian baru. Namun, tidak baik untuk membuat peralatan dari besi. Kala awus merupakan hari yang baik untuk membuat garu (lampit). Hari ini juga tidak baik untuk membuat bendungan atau empangan dan membangun rumah.
Kala beser artinya baik untuk menyadap tirta, mengasah taji, dan tombak. Juga tidak baik berbicara yang sifatnya rahasia. Kala dangu merupakan hari yang tidak baik untuk memulai suatu pekerjaan, pindah tempat, dan bepergian.
3. Baik membuat alat-alat pertanian

Kala sapuhau merupakan hari baik untuk membuat alat-alat pertanian seperti garu, tulud, pemlasahan, tenggala (bajak), tapi tidak baik untuk membangun.
Kala sor adalah hari yang tidak baik untuk bekerja dengan tanah seperti membajak, bercocok tanam, dan membuat terowongan. Pararasan: Aras Tuding, Pancasuda: Satria Wibawa, Ekajalaresi: Tininggalin Suka, Pratiti: Jaramerana.


















