Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Hari Baik Menurut Hindu Bali 1 Juni 2026, Saatnya Bepergian
Ilustrasi pesawat Garuda Indonesia. (IDN Times/Holy Kartika)
  • Kalender Bali Digital mencatat 1 Juni 2026 sebagai hari baik untuk bepergian ke arah utara serta melaksanakan upacara Manusa Yadnya dan Pitra Yadnya.
  • Tanggal ini juga dianggap baik untuk membuat alat penangkap ikan, menanam tebu dan mentimun, serta memelihara ternak seperti sapi atau kambing.
  • Hari tersebut cocok untuk membuka sekolah, membentuk organisasi, dan kegiatan pelatihan ternak kerja, namun tidak disarankan memulai pekerjaan penting atau membangun rumah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Rahajeng semeng semeton sareng sami (Selamat pagi teman-teman semuanya), semoga kabar baik dan sehat selalu. Ada berbagai ramalan hari baik Hindu Bali berdasarkan Kalender Bali Digital pada Senin, 1 Juni 2026. Memulai hari ini ada ramalan catur laba yang baik untuk bepergian menuju arah utara, upacara Manusa Yadnya dan Pitra Yadnya

Dadig krana adalah hari baik untuk menanam tebu dan mentimun. Namun, tidak baik untuk upacara agama Hindu atau yadnya, mengadakan pertemuan atau rapat), dan bersenggama. Bagaimana dengan ramalan hari baik lainnya? Baca selengkapnya di bawah ini.

1. Baik membuat alat penangkap ikan

Ilustrasi nelayan di Bali. (IDN Times/Yuko Utami)

Kala caplokan artinya baik untuk membuat alat-alat penangkap ikan seperti pancing (kail), jala, jaring, bubu, dan bahan untuk umpan. Gagak anungsang pati adalah hari yang tidak baik melakukan upacara membakar mayat dan atiwa-tiwa.

Kala rumpuh merupakan hari yang tidak baik untuk pindah rumah, mulai memelihara ayam, itik, sapi, kerbau, kambing, dan babi (ternak). Kala temah adalah hari yang tidak baik untuk dewasa ayu.

2. Baik memelihara ternak

Ilustrasi ternak sapi. (IDN Times/Prayugo Utomo)

Kala upa adalah hari yang baik untuk mulai mengambil atau memelihara ternak (wewalungan). Karnasula artinya baik untuk membuat kentongan, bajra, kendang, kroncongan (denta sapi dari kayu) dan sejenisnya. 

Namun, tidak baik untuk membangun rumah tempat tidur, mengadakan rapat atau pertemuan. Purwanin dina adalah hari yang tidak baik sebagai dewasa ayu. Babi turun merupakan hari yang baik untuk memasang sesirep.

3. Baik membuka sekolah

Ilustrasi Sekolah (SD). (IDN Times/Sukma Shakti)

Tunut masih merupakan hari baik untuk melas rare (bayi menetek), mulai mengajar atau melatih ternak kerja, membentuk perkumpulan (organisasi), mulai membuka sekolah atau perguruan. Hari ini baik untuk nelusuk (mencocok hidung sapi atau kerbau) diisi tali pengikat. 

Titibuwuk adalah hari baik untuk menghilangkan penyakit karena guna-guna dan sejenisnya. Namun, tidak baik untuk memulai suatu pekerjaan penting dan membuat tangga. Pararasan: Laku Api, Pancasuda: Wisesa Segara, Ekajalaresi: Tininggalin Suka, Pratiti: Wedana.

Editorial Team

Related Article