Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Hari Baik Hindu Bali 9 April 2026, Saatnya Berorganisasi

Hari Baik Hindu Bali 9 April 2026, Saatnya Berorganisasi
ilustrasi organisasi kampus (pexels.com/Ivan Samkov)

Selamat pagi semuanya, semoga kabar kamu baik dan sehat ya. Jika kamu sedang sakit, gunakan hari ini untuk memulihkan diri. Sebelum melanjutkan aktivitas pada Kamis, 9 April 2026 ada berbagai ramalan hari baik Hindu Bali berdasarkan Kalender Bali Digital.

Mengawali pagi ini ada hari tunut masih yang baik untuk melas rare (bayi menetek), mulai mengajar atau melatih ternak bekerja, dan membentuk perkumpulan atau organisasi. Hari ini juga baik untuk mulai membuka sekolah atau perguruan, baik untuk nelusuk (mencocok hidung sapi atau kerbau) diisi tali pengikat. Bagaimana dengan ramalan hari baik lainnya? Baca selengkapnya di bawah ini.

Baik menangkap ikan

ilustrasi menangkap ikan dengan tombak (unsplash.com/Ibrahim Mushan)
ilustrasi menangkap ikan dengan tombak (unsplash.com/Ibrahim Mushan)

Kala katemu merupakan hari baik untuk menangkap ikan, berburu, mapikat, memasang jerat, kungkungan, dan mengadakan pertemuan. Carik walangati adalah hari yang tidak baik untuk melakukan pernikahan/wiwaha, atiwa-tiwa/ngaben dan membangun rumah. 

Baik membuat keris

ilustrasi keris (griyokulo.com/ Gandik Pandawa)
ilustrasi keris (griyokulo.com/ Gandik Pandawa)

Macekan wadon adalah hari baik untuk membuat taji, tombak, keris, dan alat penangkap ikan. Pamacekan artinya baik untuk mengerjakan sawah atau kebun, membuat tombak penangkap ikan. Namun, tidak baik melaksanakan yadnya. Panca prawani artinya tidak baik dipakai dewasa ayu

Baik membuka lahan pertanian baru

Ilustrasi lahan pertanian. (pexels.com/Quang Nguyen Vinh)
Ilustrasi lahan pertanian. (pexels.com/Quang Nguyen Vinh)

Pepedan adalah hari baik untuk membuka lahan pertanian baru. Namun, tidak baik untuk membuat peralatan dari besi. Salah wadi artinya tidak baik untuk melakukan Manusa Yadnya, seperti wiwaha, mapendes, potong rambut, dan sebagainya. 

Termasuk tidak baik melangsungkan Pitra Yadnya, misalnya penguburan, atiwa-tiwa/ngaben, nyekah, ngasti, dan lainnya. Pararasan: Laku Bintang, Pancasuda: Satria Wibawa, Ekajalaresi: Suka Pinanggih, Pratiti: Bhawa.

Share
Topics
Editorial Team
Irma Yudistirani
EditorIrma Yudistirani
Follow Us

Latest News Bali

See More

Harga Daging di Bali 9 April 2026 dan Pangan Lainnya

09 Apr 2026, 11:40 WIBNews