Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Hari Baik Hindu Bali 25 Desember 2024
ilustrasi shopping (freepik.com/teksomolika)

Hari ini Rabu, 25 Desember 2024 adalah asuasa yang bermakna mengandung sifat boros, tidak baik untuk berbelanja, serta tidak baik untuk dewasa ayu. Carik walangati merupakan hari yang tidak baik untuk melakukan pernikahan atau wiwaha, atiwa-tiwa atau ngaben, dan membangun rumah. Berikut ini hari baik Hindj Bali 25 Desember 2024 selengkapnya.

1. Baik membuat keranjang bambu

ilustrasi dekorasi kamar dengan barang bekas (pexels.com/Daria Gaidukova)

Geheng manyinget artinya tidak baik untuk segala pekerjaan yang penting-penting termasuk melakukan yadnya karena banyak gangguan. Kajeng susunan adalah hari baik untuk membuat sok (keranjang bambu) atau sejenisnya. 

Kajeng uwudan adalah hari yang tidak baik untuk menanam dan memetik tanaman. Kala bangkung dan kala nanggung adalah hari yang tidak baik untuk mulai memelihara ternak. 

2. Baik membuat alat penangkap ikan

ilustrasi memancing (pexels.com/Yaroslav Shuraev)

Kala caplokan artinya baik untuk membuat alat-alat penangkap ikan seperti pancing (kail), jala, jaring, bubu, bahan untuk umpan. Kala ingsor adalah hari yang mengandung sifat/tanda-tanda mengecewakan. Kala olih merupakan hari baik untuk memulai suatu usaha. Namun, tidak baik untuk membuat terowongan, sumur, mulai membajak. 

Kala sor adalah hari yang tidak baik untuk bekerja hubungannya dengan dengan tanah seperti membajak, bercocok tanam, membuat terowongan. Pepedan merupakan hari baik untuk membuka lahan pertanian baru. Namun, tidak baik untuk membuat peralatan dari besi. 

3. Tidak baik melangsungkan pernikahan

ilustrasi menikah (unsplash.com/Nathan)

Rangda tiga adalah hari yang tidak baik melakukan upacara pernikahan. Salah wadi artinya tidak baik untuk melakukan Manusa Yadnya seperti wiwaha, mapendes, potong rambut, dan lainnya. Termasuk Pitra Yadnya seperti penguburan, ngaben, nyekah, ngasti, dan sebagainya. 

Srigati adalah hari baik untuk menyimpan padi di lumbung dan menurunkan padi dari lumbung. Srigati munggah merupakan hari baik untuk membibit/menanam padi, membuat alat-alat berjualan, membuat pahat, menyimpan padi atau upacara padi di lumbung. Namun, tidak baik meminjam sesuatu, menjual beli beras. Pararasan: Aras Kembang, Pancasuda: Sumur Sinaba, Ekajalaresi: Buat Suka, Pratiti: Nama rupa.

Editorial Team

Related Article