Tabanan, IDN Times - Permasalahan sampah menjadi salah satu tantangan terutama bagi sektor wisata di Kabupaten Tabanan. Terlebih dengan dibatasinya jenis sampah yang bisa dibuang ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Mandung.
Diketahui sejak Mei 2026, TPA Mandung yang berlokasi di Kecamatan Kerambitan ini hanya menerima sampah residu. Permasalahan sampah ini juga menjadi sorotan manajemen Daya Tarik Wisata (DTW) Tanah Lot. Apalagi, pada Jumat (28/8/2026) hingga Minggu (30/8/2026) akan digelar Tanah Lot Art and Food Festival VII.
Manajer Operasional DTW Tanah Lot, I Wayan Sudiana, mengatakan berdasarkan pengalaman dalam melaksanakan festival, volume sampah yang dihasilkan bisa naik hingga 3 kali lipat atau 300 persen dari kondisi normal.
"Untuk mengatasi ini, kami sudah menyiapkan ratusan tenaga untuk menangani sampah di areal DTW Tanah Lot," ujarnya, Rabu (26/8/2026)
