Tabanan, IDN Times - Pandemik COVID-19 sangat memengaruhi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Tabanan yang bersumber dari sektor pariwisata. Untuk tahun ini, pengelola Daya Tarik Wisata (DTW) di Kabupaten Tabanan ramai-ramai melakukan koreksi pada target angka kunjungan wisatawan sebagai dampak dari pandemik.
Akibatnya, PAD Tabanan yang bersumber dari sektor pariwisata berpotensi lost atau kehilangan 60 persen dari total kunjungan wisatawan ke Tabanan yang rata-rata mencapai 5 juta orang per tahun.
Untuk bisa meraih kembali potensi kehilangan tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan mengembangkan paket wisata City Tour yang terhubung dengan sistem e-ticketing.
