Denpasar, IDN Times – Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Trisno Nugroho dalam Rapat Kebijakan Perbankan Pemprov di Masa Pandemik pada Selasa (25/8/2020) mengungkapkan bahwa ekonomi Bali pada Triwulan II 2020 mengalami minus yang sangat dalam yaitu -10,98. Disebutnya, titik ini adalah keadaan ekonomi Bali yang paling rendah.
“Untuk itu diperlukan koordinasi kebijakan untuk mendorong sektor perekonomian yang produktif dan aman. Sektor yang produktif adalah sektor yang memberikan nilai tambah pada perekonomian, namun memiliki risiko penyebaran COVID-19 yang rendah. Seperti sektor pertanian, pangan, peternakan, dan beberapa sektor lainnya,” ungkapnya.
.jpg)