3 Buruh Tertimbun Longsor di Gianyar, Satu Orang Tewas

Gianyar, IDN Times - Tiga orang buruh proyek bangunan di Kabupaten Gianyar tertimbun longsor, pada Kamis (12/2/2026) pagi. Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bali, Gede Teja, menyampaikan peristiwa tanah longsor itu terjadi di proyek bangunan milik Dewa Made Artha, Jalan Air Terjun Banjar Tegenungan, Desa Kemenuh, Kecamatan Sukawati, Gianyar.
“Tiga korban tertimbun material longsor. Informasi terkini satu korban meninggal dunia,” ungkap Teja, pada Kamis (12/2/2026).
Korban meninggal atas nama Nyoman Sujana (46) telah dievakuasi ke Rumah Sakit Ari Canti. Sujana dinyatakan meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan di rumah sakit tersebut. Sementara itu, dua korban selamat yakni Ketut Warta (50), dan I Wayan Cenik (45).
Kejadian tersebut berawal dari ketiga buruh yang dipekerjakan oleh Dewa Putu Gede Purnomo untuk memperbaiki senderan tembok yang roboh. Ada dugaan tanah dalam kondisi labil. Sehingga sekitar pukul 11.05 Wita, bagian atas tanah longsor dan menimbun ketiga buruh.
BPBD Kabupaten Gianyar, warga, dan kepolisian segera mengevakuasi para korban. Sementara itu pihak Kepolisian Gianyar masih menyelidiki adanya dugaan unsur kelalaian terhadap insiden tersebut.
Pihak BPBD Bali mengimbau peringatan dini hujan sejak Kamis, 12 Februari 2026 kemarin. Ada tiga wilayah dalam kategori waspada, yakni Denpasar, Bangli, dan Klungkung. Sementara itu, Badung, Buleleng, Gianyar, Jembrana, Karangasem, dan Tabanan termasuk dalam kategori siaga.


















