BPBD Bangli Catat Kerugian Rp245 Juta Akibat Longsor dan Angin Kencang

Bangli, IDN Times - Cuaca ekstrem di Bali, yaitu hujan deras dan angin kencang, membuat sejumlah wilayah terdampak banjir hingga pohon tumbang, termasuk Kabupaten Bangli. Sejak Senin (23/2/2026) hingga Selasa (24/2/2026), telah menangani lima kejadian bencana.
Kepala Bidang Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Pemadam Kebakaran (BPBD-Damkar) Bangli, Agus Sutapa, mengatakan kejadian tersebut meliputi pohon tumbang, bangunan rusak, hingga tanah longsor.
“Di sebelah timur SMP Negeri 1 Bangli, telah terjadi tanah longsor sehingga mengakibatkan kawat bronjong yang dipergunakan sebagai tanggul mengalami putus dan tanah di atasnya setinggi kurang lebih 15 meter longsor,” papar Agus pada Selasa (24/2/2026).
Kerugian akibat kejadian longsor pada Selasa (24/2/2026) tersebut sebesar Rp20 juta. Sementara itu, kejadian lain berupa robohnya bangunan semi permanen, menimpa satu unit mobil, satu unit sepeda motor, dan satu meja biliar. Total kerugiannya mencapai Rp150 juta.
Kerugian dengan nilai cukup besar lainnya sebesar Rp75 juta, yaitu kerusakan bangunan di rumah warga Desa Taman Bali, Kecamatan Bangli. Sehingga, total kerugian akibat bencana selama Senin hingga Selasa sebesar Rp245 juta.
Sementara itu, saat ditanya soal video viral banjir di Desa Songan, Kecamatan Kintamani, Agus mengatakan bahwa kejadian tersebut adalah peristiwa tahunan.
"Rutinitas tiap tahun, karena tidak ada sodetan di jalan. Tapi tahun ini sesuai info sudah dianggarkan di Dinas PU (Pekerjaan Umum),” kata dia.


















