Minim Pelanggaran di Imigrasi, Kunjungan WN India ke Bali Urutan Kedua

Kunjungan terbanyak berasal dari Australia

Badung, IDN Times - Sepanjang 1 Januari hingga 30 Juni 2023, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai mencatat kenaikan kedatangan WNA yang masuk pada semester I 2023 sebesar 533,68%. Kenaikan ini disumbangkan oleh wisatawan yang datang dari berbagai negara, salah satunya dari India yang menduduki urutan kedua setelah Australia.

Sebagai urutan kedua wisatawan yang banyak datang ke Bali, Kantor Imigrasi Kelas 1 TPI Ngurah Rai mengakui bahwa wisatawan India cukup tertib dan minim pelanggaran keimigrasian.

1. Kedatangan WNA pada semester I 2023 naik sebesar 533,68%

Minim Pelanggaran di Imigrasi, Kunjungan WN India ke Bali Urutan KeduaPemeriksaan PPLN oleh petugas Kanim TPI Ngurah Rai. (Dok. IDN Times/Istimewa)

Kabid Teknologi dan Informasi Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas 1 TPI Ngurah Rai, Shandro Bobby Raymon mengatakan sepanjang semester I tahun 2023, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai mencatat perlintasan keimigrasian sejumlah 5.165.975 orang melintas pada TPI Bandara I Gusti Ngurah Rai.

Rincian kedatangan WNI sebanyak 149.588 oran. Kedatangan WNA sebanyak 2.369.499 orang. Ada juga kedatangan Kru Alat Angkut sebanyak 53.242 orang. Sementara keberangkatan WNI sebanyak 165.546 orang. Keberangkatan Keberangkatan WNA sebanyak 2.367.842 orang dan keberangkatan Kru Alat Angkut sebanyak 60.258 orang

"Kedatangan WNA yang masuk pada semester I 2023 ini naik sebesar 533,68% dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2022, yang mencatatkan jumlah kedatangan WNA sebanyak 373.928 orang," ungkapnya di dampingi Kabid Intelijen dan Penindakan Keimigrasian, Gilang Danurdara.

Capaian ini diakuinya sudah mendekati capaian semester I tahun 2019 (sebelum pandemki) yang mencatatkan kedatangan WNA sebanyak 2.429.284 orang.

Baca Juga: 4 Museum di Ubud, Bikin Liburanmu Tambah Bermanfaat

2. Wisatawan India masuk urutan tiga besar

Minim Pelanggaran di Imigrasi, Kunjungan WN India ke Bali Urutan Keduawanderersandwarriors.com

Dari jumlah kedatangan tersebut tercatat 10 negara dengan jumlah kedatangan WNA terbanyak di antaranya dari Australia sebanyak 605.032 orang. Kemudia India sebanyak 216.425 orang. Amerika Serikat sebanyak 121.700 orang. Inggris sebanyak 119.082 orang. Singapura sebanyak 113.785 orang. Tiongkok sebanyak 106.793 orang. Malaysia sebanyak 100.039 orang. Korea Selatan sebanyak 98.017 orang. Jerman sebanyak 87.013 orang dan Rusia sebanyak 85.652 orang.

"Tiga besar yang aling banyak datang sepanjang tahun 2023 semester I. Australia, India, dan Amerika Serikat," ungkapnya.

3. WN India jarang sebabkan masalah selama liburan di Bali

Minim Pelanggaran di Imigrasi, Kunjungan WN India ke Bali Urutan Keduabigbalitours.com

Kendati menjadi urutan kedua terbanyak penyumbang kedatangan wisatawan ke Bali,  wisatawan India diungkap minim melakukan pelanggaran terutama soal izin tinggal. Shandro mengatakan bahwa karakter wisatawan India mirip dengan wisatawan Asia Tenggara lainnya yang memang tujuannya ke Bali untuk melakukan liburan. Rata-rata kunjungan mereka ke Bali berkisar seminggu.

"Kalau orang India itu hampir mirip sama negara-negara di Asia Tenggara ya. Negara-negara ASEAN, datang cuman seminggu. Bener pure holiday, short holiday. Jarang sekali menyebabkan masalah," ungkapnya.

Baca Juga: Pasangan Muda Buang Bayi di Denpasar Diamankan

Topik:

  • Linggauni

Berita Terkini Lainnya