Tabanan, IDN Times - Krisis bahan bakar minyak (BBM) di Bali mulai memengaruhi layanan operasional di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tabanan dan RSUD Singasana. Layanan yang terancam tidak beroperasi adalah penjemputan dan pengantaran jenazah.
Direktur RSUD Singasana yang juga menjadi Plt Direktur RSUD Tabanan, dr I Wayan Doddy Setiawan, mengatakan layanan penjemputan dan pengantaran jenazah di RSUD Tabanan terancam tidak bisa beroperasi, karena bahan bakarnya menipis.
"Di RSUD Tabanan ada dua unit ambulans jenazah. Saat ini satu unit ambulans jenazah di RSUD Tabanan sudah kehabisan bahan bakar," kata Doddy.
