Ada 2 Juta Perjalanan Wisnus ke Bali, Badung Jadi Destinasi Pilihan

Denpasar, IDN Times - Perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) atau domestik (wisdom) ke Bali pada November 2025 ada lebih dari 2 juta. Khusus pada November 2025, wisnus asal Provinsi Jawa Timur paling banyak ke Bali, yaitu 156.208 perjalanan. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Bali, Agus Gede Hendrayana Hermawan, mengatakan perjalanan wisnus ke Bali lebih banyak melalui jalur intra provinsi.
“Perjalanan wisatawan nusantara ke Provinsi Bali, didominasi oleh perjalanan intra provinsi atau perjalanan antar kabupaten/kota,” ujar Hermawan di Kantor BPS Provinsi Bali, pada Senin (5/1/2026).
Selain Jawa Timur, ada tiga provinsi lainnya dengan jumlah wisnus terbanyak ke Bali. Posisi kedua ada DKI Jakarta dengan 50.483 perjalanan. Sementara, Jawa Barat di posisi ketiga dengan 47.658 perjalanan, sedangkan Nusa Tenggara Barat (NTB) sebanyak 44.786 perjalanan di posisi keempat. Lalu daerah mana saja yang jadi favorit kunjungan perjalanan wisnus? Ini fakta selengkapnya.
1. Perjalanan intra provinsi lebih banyak ketimbang inter provinsi

BPS Provinsi Bali mencatatkan ada 1,9 juta lebih perjalanan intra provinsi dari wisnus ke Bali atau sama dengan 81,96 persen. Sementara itu, perjalanan inter provinsi ada 429 ribu lebih atau setara dengan 18,04 persen. Sementara itu, Badung masih jadi pilihan favorit kunjungan wisnus di Bali.
Sementara itu, saat ditanya jumlah kumulatif wisnus ke Bali, Hermawan menjawab pihaknya belum menghitung lebih lanjut.
“Belum dihitung ya. Nanti dihitung tapi wisatawan nusantaranya juga mengalami peningkatan perjalanan,” imbuh Hermawan.
2. Badung masih jadi destinasi utama pilihan wisnus

Hermawan menyampaikan, Kabupaten Badung masih menjadi destinasi terfavorit wisnus ke Bali. Ada 575.447 perjalanan wisnus ke Kabupaten Badung. Wilayah di Bali Selatan ini masih menjadi magnet tersendiri bagi wisdom. Setelah Badung, Denpasar menyusul dengan 435.680 perjalanan. Ketiga, ada Buleleng dengan 282.559 perjalanan wisnus. Sementara itu, Kabupaten Klungkung jadi wilayah dengan kunjungan paling sedikit ada 108.340 perjalanan.
“November 2025, mayoritas perjalanan wisatawan nusantara dari luar Provinsi Bali, dominan ke Kabupaten Badung dan Kota Denpasar,” ujarnya.
3. BPS Bali menepis wisnus datang ke Bali untuk migrasi

Sementara itu, BPS Bali menepis isu wisnus ke Bali untuk migrasi atau pindah. Pencatatan pulang pergi wisnus yang berlibur ke Bali dapat diketahui melalui data posisi seluler. Yaitu melalui penggunaan kartu SIM pada telepon wisnus.
“Kalau migrasi gak dicatat, itu perjalanan, kan dia pakai MPD (Mobile Positioning Data-Data Posisi Seluler),” ujar Hermawan.
Hermawan melanjutkan, pencatatan ini jauh lebih canggih karena masa lalu harus menggunakan survei. Setiap rumah tangga ditanya soal rekam jejak perjalanannya selama sebulan terakhir.
“Bisa di trace (rekam jejaknya) dari MPD itu. Jadi sekarang sudah canggih. Kalau dulu pakai survei, sekarang sudah pakai nomor yang di handphone,” jelasnya.

















