Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Tips Mengatasi Godaan Belanja Akhir Tahun, Hati Tenang

5 Tips Mengatasi Godaan Belanja Akhir Tahun, Hati Tenang
ilustrasi belanja (unsplash.com/freestocks)

Akhir tahun selalu hadir dengan diskon menggiurkan, papan bertuliskan 'Flash Sale', dan notifikasi e-commerce yang tidak ada habisnya. Belanja jadi terasa lebih mendesak, apalagi ketika kantong tiba-tiba terasa penuh gara-gara bonus akhir tahun.

Tapi tenang dulu, sebelum kamu memborong wishlist tak berujung, yuk simak 5 tips jitu supaya godaan belanja gak bikin dompet meronta di awal tahun, dilansir dari berbagai sumber.

1. Buat anggaran khusus belanja akhir tahun

ilustrasi budget (unsplash.com/Kelly Sikkema)
ilustrasi budget (unsplash.com/Kelly Sikkema)

Diskon besar bikin semangat berbelanja naik drastis. Namun, kalau gak ada anggaran jelas, semuanya bisa kelewat batas. Tentukan jumlah maksimal yang bisa dikeluarkan tanpa mengganggu pengeluaran penting lainnya. Misalnya, sisihkan 10–20 persen dari bonus yang kamu terima khusus untuk belanja.

Belanja impulsif sering dipicu oleh ketidaktahuan tentang kondisi keuangan pribadi. Dengan anggaran yang jelas, kamu bakal lebih tenang dan punya rem sebelum checkout semua yang ada di keranjang.

2. Tulis daftar prioritas dan jangan menyimpang

ilustrasi pengeluaran (pexels.com/Kaboompics.com)
ilustrasi pengeluaran (pexels.com/Kaboompics.com)

Bikin daftar barang yang benar-benar kamu butuhkan. Ingat, akhir tahun ini belum tentu jadi kesempatan belanja terakhir. Jangan gampang tergoda dengan label 'terakhir hari ini', banyak promo mirip bakal datang lagi nanti.

Taktik 'scarcity' atau kelangkaan sering kali membuat kita terburu-buru membeli sesuatu yang sebenarnya gak dibutuhkan. Kalau daftar sudah ada, lebih mudah menyaring godaan lain.

3. Hapus notifikasi akun e-commerce sementara

ilustrasi sosmed (unsplash.com/Artem Beliaikin)
ilustrasi sosmed (unsplash.com/Artem Beliaikin)

Setiap notifikasi berbunyi, rasanya gatal langsung membuka aplikasi, bukan? Nah, triknya sederhana, matikan semua notifikasi promo untuk sementara. Kalau perlu, unfollow akun e-commerce favorit sampai tahun baru tiba.

Notifikasi berbasis promo meningkatkan peluang belanja impulsif hingga 30 persen. Jadi, puasa sementara dari promo bisa bikin kamu lebih tenang dan hemat.

4. Bayar pakai uang tunai atau saldo terbatas

ilustrasi mobile banking (pexels.com/RDNE Stock project)
ilustrasi mobile banking (pexels.com/RDNE Stock project)

Menggunakan kartu kredit atau metode pay later memang mempermudah transaksi, tapi justru ini yang bikin pengeluaran membengkak. Coba belanja dengan uang tunai atau transfer dari rekening khusus dengan saldo terbatas.

Trik ini bikin kamu lebih sadar seberapa banyak uang yang dikeluarkan. Pembayaran dengan uang tunai ternyata lebih membuat seseorang berpikir ulang sebelum belanja, karena ada ikatan emosional saat kehilangan uang secara fisik.

5. Jangan belanja saat mood sedang buruk

ilustrasi badmood (unsplash.com/christopher lemercier)
ilustrasi badmood (unsplash.com/christopher lemercier)

Percaya atau tidak, banyak orang menjadikan belanja sebagai healing, alias pelarian dari mood jelek atau rasa bosan. Hasilnya? Keranjang belanja penuh, tapi efek senangnya cuma sementara.

Aktivitas belanja memicu pelepasan dopamin, hormon yang memberi rasa bahagia sesaat. Nah, kalau lagi stres atau bosan, cari cara lain yang lebih sehat. Olahraga, maraton film, atau hangout gratis bareng teman.

Momen belanja akhir tahun memang penuh godaan, tapi bukan berarti dompet harus jadi korban. Dengan anggaran, prioritas jelas, dan kontrol bijak saat belanja, kamu bisa memulai tahun baru dengan saldo aman tanpa rasa menyesal. Jadi, siap menerapkan trik ini dan menjinakkan diskon besar? Bagikan tips ini ke teman-temanmu juga, siapa tahu bisa bikin hemat bareng-bareng!

Share
Topics
Editorial Team
Ignatius Drajat Krisna Jati
EditorIgnatius Drajat Krisna Jati
Follow Us

Latest News Bali

See More

[QUIZ] Uji Pengetahuanmu Tentang Tumpek Landep

18 Apr 2026, 18:35 WIBNews