Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Hari Baik Menurut Hindu Bali 19 Januari 2026, Saatnya Bekerja

ilustrasi bekerja sambil mendengarkan musik (pexels.com/Zen Chung)
ilustrasi bekerja sambil mendengarkan musik (pexels.com/Zen Chung)

Selamat pagi semuanya, semoga kabarmu baik dan semangat menjalani hari Senin,19  Januari 2026 iya. Kali ini ada berbagai ramalan hari baik Hindu Bali berdasarkan Kalender Bali Digital. Mengawali pagi ini ada amertayoga: baik untuk membangun, mencari pengupa jiwa atau nafkah, dan memulai usaha.

Sementara itu, banyu urug adalah hari baik untuk membuat bendungan. Namun, tidak baik untuk membuat sumur. Kala buingrau merupakan hari baik untuk menebang kayu, membuat bubu, memuja leluhur atau pitra. Namun, tidak baik untuk membangun dan mengatapi rumah. Bagaimana dengan ramalan hari baik lainnya? Baca selengkapnya di bawah ini.

Baik menanam tebu

ilustrasi tebu (vecteezy.com/ast007392369)
ilustrasi tebu (vecteezy.com/ast007392369)

Dadig krana merupakan hari baik untuk menanam tebu dan mentimun. Namun, tidak baik untuk upacara atau yadnya, mengadakan pertemuan atau rapat, dan bersenggama. Geheng manyinget adalah hari yang tidak baik untuk segala pekerjaan yang penting termasuk melakukan yadnya karena banyak gangguan. 

Kala jangkut adalah hari baik untuk membuat pencar, jaring, dan senjata. Kala rumpuh merupakan hari yang tidak baik untuk pindah rumah, mulai memelihara ternak seperti ayam, itik, sapi, kerbau, kambing, dan babi.

Baik membuat keris

ilustrasi keris (griyokulo.com/ Gandik Pandawa)
ilustrasi keris (griyokulo.com/ Gandik Pandawa)

Macekan lanang adalah hari baik untuk membuat taji, tombak, keris, dan alat penangkap ikan. Namun, tidak baik untuk upacara yadnya. Kala sor merupakan hari yang tidak baik untuk bekerja hubungannya dengan tanah seperti membajak, bercocok tanam, dan membuat terowongan.

Salah wadi merupakan hari yang tidak baik untuk melakukan Manusa Yadnya, seperti wiwaha, mapendes, potong rambut, dan lainnya. Termasuk tidak baik melangsungkan upacara Pitra Yadnya, seperti penguburan, atiwa-tiwa/ngaben, nyekah, ngasti, dan lainnya. Kala temah artinya tidak baik untuk dewasa ayu. 

Baik menanam padi

ilustrasi padi (pexels.com/Sergei A)
ilustrasi padi (pexels.com/Sergei A)

Srigati merupakan hari baik untuk menyimpan padi di lumbung dan menurunkan padi dari lumbung. Srigati munggah adalah hari baik untuk membibit atau menanam padi, dan membuat alat-alat berjualan. 

Hari srigati munggah juga baik untuk membuat pahat, menyimpan padi atau upacara padi di lumbung. Namun, tidak baik meminjam sesuatu dan menjual beli beras. Titibuwuk artinya baik untuk menghilangkan penyakit karena guna-guna dan sejenisnya. 

Pada hari titibuwuk tidak baik untuk mulai suatu pekerjaan penting bepergian, membuat tangga maupun tanggul. Pararasan: Laku Angin, Pancasuda: Tunggak Semi, Ekajalaresi: Buat Astawa, Pratiti: Widnyana.

Share
Topics
Editorial Team
Irma Yudistirani
EditorIrma Yudistirani
Follow Us

Latest Life Bali

See More

Hari Baik Menurut Hindu Bali 19 Januari 2026, Saatnya Bekerja

19 Jan 2026, 09:03 WIBLife