Hari Baik Menurut Hindu Bali 13 Januari 2026, Saatnya Menangkap Ikan

Selamat siang semuanya, bagaimana kabar kamu hari ini? Semoga baik dan sehat selalu ya. Sebelum memulai aktivitas hari ini ada berbagai ramalan hari baik Hindu Bali berdasarkan Kalender Bali Digital. Mengawali hari ini ada kala katemu adalah hari baik untuk menangkap ikan, berburu, mapikat, memasang jerat, kungkungan, dan mengadakan pertemuan.
Kala caplokan adalah hari baik untuk membuat alat-alat penangkap ikan seperti pancing (kail), jala, jaring, bubu, bahan untuk umpan. Kala gacokan merupakan hari baik untuk membuat alat-alat yang runcing seperti taji, tombak dan sebagainya. Bagaimana dengan ramalan hari baik lainnya? Apakah semuanya baik? Yuk baca selengkapnya di bawah ini.
Baik untuk menanam mentimun

Dadig krana adalah hari baik untuk menanam tebu dan mentimun. Namun, tidak baik untuk upacara atau yadnya, mengadakan pertemuan (rapat), dan bersenggama. Kala bancaran artinya baik untuk membuat senjata, taji, pengiris (pisau besar untuk mengiris atau untuk mengadap nira).
Kala jangkut merupakan hari baik untuk membuat pencar, jaring, dan senjata. Kala jengking adalah hari baik untuk mulai belajar menari, menabuh, membuat bubu, seser, dan jaring. Namun, tidak baik untuk Manusa Yadnya, menikah, dan upacara potong rambut.
Baik membuat terowongan

Kala luang merupakan hari baik untuk membuat terowongan, menanam ketela atau umbi-umbian. Kala kutila manik artinya baik untuk membuat ranjau, pagar, rintangan, lubang penghalang maupun pemisah, alat perangkap, dan upacara Bhuta Yadnya.
Kala temah merupakan hari yang tidak baik untuk dewasa ayu. Purwanin dina adalah hari yang tidak baik sebagai dewasa ayu. Macekan wadon artinya baik untuk membuat taji, tumbak, keris, dan alat penangkap ikan.
Baik menggarap sawah

Pamacekan adalah hari baik untuk menggarap sawah atau kebun, membuat tombak penangkap ikan. Namun, tidak baik melaksanakan yadnya. Pepedan merupakan hari baik untuk membuka lahan pertanian baru. Namun, tidak baik untuk membuat peralatan dari besi.
Salah wadi merupakan hari yang tidak baik untuk melakukan Manusa Yadnya, seperti wiwaha, mapendes, potong rambut, dan lainnya. Termasuk tidak baik melangsungkan upacara Pitra Yadnya, seperti penguburan, atiwa-tiwa/ngaben, nyekah, ngasti, dan lainnya. Pararasan: Aras Tuding, Pancasuda: Sumur Sinaba, Ekajalaresi: Kinasihan Amerta, Pratiti: Sadayatana.

















