Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Hari Baik Menurut Hindu Bali 18 Maret 2025

Hari Baik Menurut Hindu Bali 18 Maret 2025
ilustrasi guci (pexels.com/Alberto Capparelli)

Ramalan hari baik pada Selasa, 18 Maret 2025 adalah agni agung doyan basmi. Hari yang bersifat panas, sehingga baik untuk mulai membakar bata, genteng, gerabah, keramik, tembikar, dan lainnya.

Meski begitu, hari ini juga tidak baik membangun rumah, terutama tidak mengatapi rumah karena mudah terbakar. Berikut ramalan hari baik Hindu Bali 18 Maret 2025 selengkapnya.

1. Tidak baik bepergian

ilustrasi bepergian (pexels.com/Vinta Supply Co. | NYC)
ilustrasi bepergian (pexels.com/Vinta Supply Co. | NYC)

Kala dangu artinya tidak baik untuk memulai suatu pekerjaan, pindah tempat, bepergian. Carik walangati adalah hari yang tidak baik untuk melakukan pernikahan atau wiwaha, atiwa-tiwa atau ngaben dan membangun rumah. 

Geni rawana merupakan hari baik untuk segala pekerjaan yang menggunakan api. Namun, tidak baik untuk mengatapi rumah, melaspas, dan bercocok tanam. 

2. Baik untuk pekerjaan yang menggunakan api

ilustrasi menggunakan mesin gerinda (pexels.com/Anamul Rezwan)
ilustrasi menggunakan mesin gerinda (pexels.com/Anamul Rezwan)

Kala kutila adalah hari baik untuk memulai pekerjaan yang mempergunakan api. Kala pati merupakan hari baik untuk membuat jerat dan memasangnya, pembuat pengrusak

Namun, tidak baik untuk semua upacara dan pekerjaan yang lainnya. Kala sudukan adalah hari yang tidak baik untuk memindahkan orang sakit dan menunjukkan unsur perombakan.

3. Tidak baik melakukan upacara Manusa Yadnya dan Pitra Yadnya

Ilustrasi pernikahan (Pexels.com/Edward Eyer)
Ilustrasi pernikahan (Pexels.com/Edward Eyer)

Panca prawani artinya tidak baik dipakai dewasa ayu. Salah wadi merupakan hari yang tidak baik untuk melakukan Manusa Yadnya (wiwaha, mapendes, potong rambut, dan lainnya).

Termasuk tidak baik melakukan upacara Pitra Yadnya (penguburan, atiwa-tiwa atau ngaben, nyekah, ngasti, dan lainnya). Pararasan: Laku Bumi, Pancasuda: Lebu Katiup Angin, Ekajalaresi: Buat Merang, Pratiti: Awidya.

Share
Topics
Editorial Team
Ni Komang Yuko Utami
Irma Yudistirani
Ni Komang Yuko Utami
EditorNi Komang Yuko Utami
Follow Us

Latest News Bali

See More

Potret Pasar Kumbasari, Sepi Serupa Saat COVID-19

15 Mar 2026, 19:52 WIBNews