Comscore Tracker

Perlu Plan B! 6 Langkah Antisipatif Jika Kena PHK

Harus selalu ada cadangan ya dalam hidup kamu

Berakhirnya hubungan kerja antara perusahaan dengan karyawan biasanya disebabkan oleh beberapa hal. Bagi seorang karyawan, mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) akan memberikan dampak yang besar bagi kehidupan mereka. Karyawan yang diPHK tentunya kehilangan pemasukan bulanan.

Seorang karyawan berada pada posisi yang tidak aman karena kemungkinan PHK akan selalu ada, apapun jabatannya. Agar dapat menghadapi kemungkinan terburuk dalam suatu pekerjaan, seseorang harus selalu menyiapkan tindakan antisipatif. Nah berikut beberapa langkah antisipatif yang bisa dilakukan pekerja apabila terkena PHK:

Baca Juga: 5 Hal Penting Jika Ingin Mengubah Karier di Usia 30-an, Catat!

1. Menabung

Perlu Plan B! 6 Langkah Antisipatif Jika Kena PHKilustrasi menabung (pixabay.com/QuinceCreative)

Menabung adalah langkah tepat yang harus dilakukan seorang karyawan ketika masih bekerja dan memiliki kondisi keuangan yang baik. Tujuannya adalah mempersiapkan dana cadangan atau dana darurat yang dapat dipakai ketika suatu saat dibutuhkan. Misalnya saat sedang sakit, ada kebutuhan mendesak, dan terkena PHK.

Sisihkan sebagian pendapatan yang diperoleh setiap bulannya untuk ditabung. Tak harus dalam jumlah yang besar, sesuaikan saja dengan kemampuan. Jadikan menabung sebagai kewajiban yang harus ditunaikan setiap kali menerima gaji bulanan.

2. Menciptakan passive income

Perlu Plan B! 6 Langkah Antisipatif Jika Kena PHKilustrasi bisnis bertumbuh (pixabay.com/nattanan23)

Kamu juga perlu menciptakan passive income saat masih bekerja sebagai karyawan. Selain dapat menambah penghasilan, memiliki passive income juga dapat dijadikan sumber pendapatan saat tiba-tiba kamu terkena PHK.

Kumpulkan sebagian penghasilan setiap bulan untuk dialokasikan sebagai modal usaha agar bisa menghasilkan passive income. Misalnya dengan membuka usaha laundry yang dikerjakan oleh orang lain atau jenis usaha lain yang sesuai dengan keinginanmu.

3. Memiliki pekerjaan sampingan

Perlu Plan B! 6 Langkah Antisipatif Jika Kena PHKilustrasi bekerja (pixabay.com/LuckyLife11)

Bagi seorang karyawan, memiliki pekerjaan sampingan akan memberikan banyak manfaat. Selain bisa mendapatkan penghasilan tambahan, memiliki pekerjaan lain di luar pekerjaan utama juga dapat dijadikan sebagai langkah antisipatif jika terjadi PHK. Setidaknya usaha sampingan itu masih bisa membuatmu bertahan.

Ada banyak pekerjaan sampingan yang dapat ditekuni. Misalnya menjadi seorang freelancer , berjualan, atau bisa juga membangun usaha sambil bekerja. Terpenting adalah pekerjaan sampingan tersebut tidak sampai mengganggu pekerjaan utama sebagai karyawan. Manfaatkan waktu di luar jam kerja untuk menjalaninya.

4. Meningkatkan keahlian dan wawasan selama bekerja

Perlu Plan B! 6 Langkah Antisipatif Jika Kena PHKIlustrasi perempuan bekerja (pixabay.com/RAEng_Publications)

Sebagai seorang karyawan, bekerjalah dengan sebaik mungkin sembari meningkatkan keahlian. Dengan keahlian dalam bekerja, tentunya dapat membantumu lebih mudah dalam mendapatkan pekerjaan di perusahaan lain. Pilihlah keahlian yang mendukung bidang pekerjaanmu saat ini dan jangan ragu untuk mencari ilmu di tempat lain. Misalnya dengan mengambil program pelatihan atau les.

Selain itu, perluas lagi pengetahuan dan wawasanmu. Pengetahuan dan wawasan yang luas akan membuatmu kaya akan informasi sehingga membantumu lebih mudah mendapatkan informasi penting tentang suatu pekerjaan atau hal lain.

5. Menjaga reputasi selama bekerja

Perlu Plan B! 6 Langkah Antisipatif Jika Kena PHKIlustrasi pekerja (pixabay.com/mercado2)

Usahakan untuk selalu menjaga reputasi baik saat bekerja. Sebagus apapun kamu, jika sudah terlanjur memiliki reputasi yang buruk, maka akan sulit untuk mendapatkan kepercayaan dari orang lain. Jika reputasimu baik selama bekerja, hal itu akan memudahkanmu mendapatkan pekerjaan di perusahaan lain.

Menjaga reputasi dapat dilakukan baik di dalam maupun di luar perusahaan. Di dalam perusahaan misalnya, dengan menjaga integritas dan kejujuran selama bekerja sebagai karyawan. Jangan pernah melakukan hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri dan merusak nama baik, misalnya berlaku curang saat bekerja.

Sedangkan menjaga reputasi di luar perusahaan misalnya dengan berperilaku bijak saat menggunakan media sosial. Tidak memberikan komentar negatif dan membagikan sesuatu yang negatif pada saat menggunakan media sosial.

Sebagai seorang karyawan, kita jangan sampai terlena dengan pendapatan bulanan yang pasti dan fasilitas perusahaan yang nyaman. Selagi status adalah seorang karyawan, kemungkinan untuk diPHK akan selalu ada. Karenanya, siapkan langkah antisipatif di atas ya!

Rinda Septiana Photo Community Writer Rinda Septiana

Writing is my self healing

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Ni Ketut Sudiani

Berita Terkini Lainnya