Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Potret Sungai Gelar di Jembrana, Pesona Air Jernih dan Jembatan Merah
Potret wisata Sungai Gelar di Desa Batuagung, Kabupaten Jembrana. (IDN Times/Yuko Utami)
  • Sungai Gelar di Desa Batuagung, Jembrana, Bali Barat menawarkan pesona alam asri dengan air jernih dan suasana pedesaan yang masih alami.
  • Perjalanan dari Denpasar ke Sungai Gelar memakan waktu sekitar 2 jam 43 menit, melewati pemandangan hijau dan jembatan kayu merah ikonik.
  • Pengunjung disarankan berhati-hati di bebatuan licin serta menjaga kebersihan area sungai karena pelanggaran dapat dikenakan sanksi adat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Ada banyak sungai atau tukad di Bali dengan pesonanya masing-masing. Namun, dari banyaknya sungai, kamu dapat sekali-sekali main ke Bali Barat, Kabupaten Jembrana.

Berada di Desa Batuagung, Kecamatan Jembrana, Sungai Gelar layak untuk masuk dalam daftar destinasi sungai di Bali. Jika berangkat dari pusat kota Denpasar, kamu butuh waktu sekitar 2 jam 43 menit naik sepeda motor.

Perjalanan jauh itu cukup sepadan. Saat memasuki rute Sungai Gelar, kamu akan menemukan pemandangan yang masih asri. Semoga saja gak jadi vila estetik ya. Kawasan rumah penduduk lokal dengan berbagai jenis tanaman sungguh memanjakan mata. Bukit di sana masih terlihat hijau, tertutup rindangnya pohon tinggi.

Tiba di wisata Sungai Gelar, jika berkendara dengan sepeda motor, kamu akan melewati jembatan kayu berwarna merah. Jembatan ini menghubungkan sungai dengan sisi daratan seberang. Kamu cukup membayar parkir saja saat masuk ke sungai ini.

Saran untukmu yang jarang berpetualang, tetap berhati-hati menuruni bebatuan yang masih alami ini. Ada beberapa bagian yang sedikit licin, jika teledor kamu akan tergelincir.

Kalau sudah berhasil mencapai air sungai, kamu akan melihat air yang masih jernih. Capung sebagai serangga indikator kejernihan air begitu riang terbang di atas air sungai dan bebatuan. Mungkin mereka juga akan hinggap di badanmu.

Saat mengunjungi Sungai Gelar pada Jumat, 5 Juni 2026 lalu. Kondisi airnya termasuk dangkal, meskipun demikian jika mengajak anak-anak harap dipantau dengan serius. Ingat tetap menjaga kebersihan ya sebab kalau melanggar akan dikenakan sanksi adat. Berikut ini potret Sungai Gelar dengan pesona air jernihnya.

FAQ Seputar Potret Sungai Gelar di Jembrana

Berapa harga tiket masuk ke objek wisata Sungai Gelar?

Pengunjung tidak dikenakan biaya tiket masuk alias gratis. Anda hanya perlu membayar biaya parkir kendaraan secara swadaya, yaitu sekitar Rp2.000 untuk sepeda motor dan Rp5.000 untuk mobil.

Selain berenang dan bersantai, aktivitas seru apa lagi yang bisa dilakukan di sana?

Sungai Gelar kini memiliki wahana petualangan baru yaitu arung jeram (Gelar River Adventure). Anda bisa menyusuri sungai menggunakan perahu karet yang dipandu oleh instruktur profesional. Selain itu, Anda juga bisa melihat Jembatan Merah serta Monumen Gelar yang menjadi bukti sejarah perjuangan lokal melawan penjajah Belanda pada tahun 1946.

Apakah ada batasan usia untuk mencoba wahana arung jeram di Sungai Gelar?

Demi alasan keselamatan, peserta yang diperbolehkan mengikuti aktivitas arung jeram diprioritaskan untuk yang telah memenuhi batas usia minimal 15 tahun.

Berapa jarak dan waktu tempuh menuju Sungai Gelar jika berangkat dari Kota Negara (Ibu Kota Kabupaten Jembrana)?

Lokasinya sangat dekat dengan pusat kota Jembrana. Sungai Gelar hanya berjarak sekitar 7 hingga 8 kilometer dari Kota Negara dengan waktu tempuh kurang lebih 20 menit berkendara.

Editorial Team

Related Article