Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Pemerintah dan FIFA Kolaborasi, Ini Harapan Stefano Cugurra

Pelatih Bali United, Stefano Cugurra. (baliutd.com)
Pelatih Bali United, Stefano Cugurra. (baliutd.com)

Presiden Joko "Jokowi" Widodo telah berkoordinasi dengan Presiden Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA), Gianni Infantino, pascatragedi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, yang menelan lebih dari seratus korban jiwa. Dari hasil koordinasi tersebut, dipastikan Indonesia tidak mendapatkan sanksi FIFA.

Bahkan FIFA bersama AFC nantinya akan berkolaborasi membentuk tim transformasi sepak bola Indonesia. Hal ini disampaikan langsung Presiden oleh Jokowi.

“FIFA bersama-sama dengan Pemerintah akan membentuk tim transformasi sepak bola Indonesia dan FIFA akan berkantor di Indonesia selama proses tersebut,” ujar Jokowi dilansir pernyataan pers di Istana Merdeka.

Campur tangan FIFA dan AFC dalam pembenahan sepak bola nasional ini juga disambut baik Pelatih Bali United, Stefano "Teco" Cugurra.

1. Nadeo sempat khawatir Indonesia mendapatkan sanksi FIFA

Instagram/@nadeowinataa
Instagram/@nadeowinataa

Sebelum komunikasi antara Presiden Jokowi dan Gianni Infantino berlangsung, para pemain sepak bola nasional sempat khawatir dengan adanya sanksi dari FIFA pascatragedi di Stadion Kanjuruhan.

Seperti yang diungkapkan penjaga gawang Bali United, Nadeo Arga Winata. Ia awalnya khawatir FIFA akan menjatuhkan sanksi kepada Indonesia.

“Jujur dalam hati pasti sangat khawatir (Sanksi FIFA). Saya rasa bukan hanya saya saja, tetapi pemain lain pasti sangat khawatir juga. Apalagi ini menyangkut tentang pekerjaan kami, bukan lagi hobi. Sudah menyangkut pekerjaan kami mencari nafkah kami di sini (sepak bola)," ujar Nadeo dikutip laman resmi Bali United, Minggu (9/10/2022).

Namun dari hasil komunikasi antara Jokowi dan Gianni, bahwa tidak ada sanksi yang diberlakukan. Justru pembicaraan berfokus pada pembenahan segala aspek sepak bola di Indonesia dengan melibatkan FIFA dan AFC.

2. Stefano Cugurra berharap infrastruktur stadion lebih baik

Pelatih Bali United, Stefano Cugurra. (baliutd.com)
Pelatih Bali United, Stefano Cugurra. (baliutd.com)

Pelatih Bali United, Stefano "Teco" Cugurra, memberikan tanggapannya perihal kolaborasi antara Pemerintah Indonesia, FIFA, dan AFC terkait rencana pembenahan terhadap sepak bola Indonesia dari segala aspek.

Berbekal pengalaman bertahun-tahun melatih beberapa klub di Liga Indonesia, menurut pelatih asal Brasil tersebut, lapangan yang ada di Indonesia lebih diperhatikan lagi demi kemajuan sepak bola nasional. Termasuk perbaikan sarana prasarana di stadion.

"Kabar bagus untuk sepak bola Indonesia. Saya pikir kualitas rumput dan fasilitas dari beberapa lapangan stadion Liga 1 seharusnya bisa lebih bagus," ujar Stefano Cugurra, Minggu (9/10/2022).

Dirinya sangat berharap sepak bola Indonesia dapat kembali bangkit dan jauh lebih baik lagi.

"Hal ini juga harus dibarengi dengan evaluasi, serta kesadaran dari dalam diri seluruh pihak untuk mau berubah," ungkapnya.

3. Pembenahan di segala bidang

Doa bersama di Stadion I Wayan Dipta. (baliutd.com)
Doa bersama di Stadion I Wayan Dipta. (baliutd.com)

Ada beberapa langkah yang akan dilakukan oleh Pemerintah Indonesia, FIFA, dan AFC. Yaitu membangun standar keamanan di seluruh stadion Indonesia.

Lalu mereka akan membuat formula standar protokol dan prosedur pengamanan yang dilakukan oleh pihak kepolisian berdasarkan standar keamanan internasional.

Berikutnya adalah melakukan sosialisasi dan diskusi dengan klub-klub bola di Indonesia, termasuk perwakilan suporter untuk mendapatkan saran dan masukan serta komitmen bersama, mengatur jadwal pertandingan yang memperhitungkan potensi-potensi risiko yang ada. Agenda tersebut juga menghadirkan pendampingan dari para ahli di bidangnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Wayan Antara
EditorWayan Antara
Follow Us

Latest Sport Bali

See More

Perseden Berpeluang Lolos Perempat Final Meski Kalah dari Persekabpas

13 Jan 2026, 12:18 WIBSport