Pelatih Timnas Indonesia Nonton saat Bali United Pesta 6 Gol

- Bali United menang 6-1 atas Persijap Jepara di Stadion Kapten I Wayan Dipta, dengan Jort Van der Sande mencetak hattrick dan gol lain dari Remco Balk, Thijmen Goppel, serta Irfan Jaya.
- Jort, Remco Balk, dan Juan Douglas mencetak gol debut di Super League 2026/2027; gol Juan dari luar kotak penalti menggagalkan Mike Hauptmeijer meraih clean sheet.
- Thomas Lam menerima kartu merah pada debutnya setelah masuk menit ke-60, sementara Jay Herdman mencatat assist perdana bagi gol Irfan Jaya di hadapan pelatih Timnas Indonesia, John Herdman.
Bali United melakoni laga perdananya pada Oktober 2026 menghadapi Persijap Jepara di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Kabupaten Gianyar, Sabtu (10/10/2026). Serdadu Tridatu berhasil menang atas tamunya tersebut dengan skor telak 6-1.
Enam gol Bali United dicetak masing-masing oleh Jort Van der Sande (38’, 57’, 78’), Remco Balk (42’), Thijmen Goppel (72’), dan Irfan Jaya (90’+4’). Satu-satunya gol balasan Persijap dicetak oleh Juan Douglas pada menit ke-71. Seperti apa fakta menarik dari laga antara Bali United menghadapi Persijap Jepara ini?
1. Pemain asing cetak gol debut di Super League 2026/2027, Jort cetak hattrick

Remco Balk (kiri) dan Jort Van der Sande (kanan) melakukan selebrasi usai mencetak gol. (Instagram.com/baliunitedfc) Ada hal menarik saat Bali United bertemu Persijap Jepara. Dari tujuh gol yang tercipta, ada beberapa pemain asing yang mencetak gol debutnya di Super League 2026/2027. Mereka adalah Jort Van der Sande dan Remco Balk dari Bali United, serta Juan Douglas dari Persijap Jepara.
Catatan gemilang dibuat oleh Jort Van der Sande. Selain gol debut, ia juga mencatatkan hattrick pertamanya bagi Bali United di Super League 2026/2027/. Dua gol ia ciptakan melalui sundulan kepala. Satu gol lainnya ia buat setelah berhasil mencuri bola dari pemain belakang Persijap Jepara.
Pemain kelahiran Belanda ini ingin membuktikan bahwa dirinya adalah sosok penyerang yang patut diwaspadai oleh lawan-lawan dari Bali United.
Remco Balk yang berkali-kali berhasil membuat peluang yang membahayakan gawan lawan, akhirnya berhasil mencetak gol. Gol yang dibuat pemain asal Belanda ini cukup indah melalui tendangan melengkung yang berhasil memperdaya Sendri Johansyah yang berdiri di bawah mistar Persijap Jepara.
Seperti tak mau kalah dengan pemain asing Bali United, penyerang Persijap Jepara, Juan Douglas, juga menciptakan gol yang tak kalah indahnya. Gol ini ia diciptakan melalui tendangan keras dari luar kotak penalti. Gol ini juga berhasil menggagalkan Mike Hauptmeijer mencetak cleansheet pertamanya.
2. Thomas Lam debut langsung kena kartu merah

Thomas Lam (merah) saat menghalau serangan pemain Persijap Jepara. (Instagram.com/baliunitedfc) Cerita menarik lainnya datang dari pemain asing Bali United, Thomas Lam. Bek tengah berkewarganegaraan Finlandia ini menjalani debutnya di Super League 2026/2027. Sebelumnya ia dibekap cedera sehingga harus melewatkan tiga pertandingan bersama bali United.
Saat Bali United bertemu Persijap Jepara pada pekan keempat, Thomas Lam mendapatkan kesempatan untuk bermain bersama Serdadu Tridatu. Johnny Jansen memasukkan Thomas pada menit ke-60 menggantikan Kadek Arel.
Sayangnya, debut ini tidak berjalan mulus. Ia justru harus kehilangan pertandingan berikutnya karena terkena hukuman kartu merah. Kartu merah ini ia dapatkan karena telah mendapatkan dua kartu kuning saat injury time. Tentu ini cukup merugikan tim yang di pertandingan berikutnya akan bermain tandang menghadapi Java United.
3. Permainan cair dan penuh semangat ditunjukkan oleh pemain Bali United

Jalannya pertandingan antara Bali United (merah) dan Persijap Jepara (putih). (Instagram.com/baliunitedfc) Sejak peluit wasit Ginanjar Rahman Latief berbunyi, tim asuhan Johnny Jansen ini langsung mengambil inisiatif menyerang. Ketatnya lini pertahanan Persijap Jepara sempat merepotkan barisan penyerang Bali United. Bahkan, Persijap Jepara mampu mencuri beberapa peluang melalui skema serangan balik.
Dengan semangat puputan dan permainan yang cair, Ricky Fajrin dan kawan-kawan secara perlahan berhasil membongkar area pertahanan Persijap Jepara. Serdadu Tridatu berhasil menang telak dengan skor 6-1.
Kemenangan telak ini juga didapat karena pemain Bali United memperlihatkan transisi saat bertahan ke menyerang dengan cepat, begitu juga sebaliknya. Hal ini merepotkan barisan depan Persijap Jepara saat akan melakukan serangan balik, begitu juga lini belakangnya saat menghadapi serangan balik cepat dari Bali United.
Satu pemain yang mampu tampil apik pada laga tersebut adalah Tim Geypens. Pemain belakang yang dalam laga ini dipasang sebagai center back mampu menghalau serangan-serangan pemain Persijap Jepara dengan lugas dan tanpa kompromi. Walaupun ia sempat melakukan kesalahan sehingga Juan Douglas berhasil mencetak gol, secara keseluruhan permainan Tim sangat bagus menjaga daerah pertahanannya.
4. Ditonton langsung oleh pelatih Timnas Indonesia, John Herdman

Jay Herdman (kiri) bersama pemain Bali United. (Instagram.com/baliunitedfc) Ada pemandangan menarik dari tribun Stadion Kapten I Wayan Dipta saat Bali United berhadapan dengan Persijap Jepara. Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, tertangkap kamera sedang menyaksikan laga tersebut bersama istrinya. Tak hanya memantau, ia juga menonton anaknya, Jay Herdman, yang bermain bersama Bali United.
Jay Herdaman yang berposisi sebagai gelandang serang ini menjadi pemain asing baru yang direkrut Bali United untuk Super League 2026/2027. Jay masuk pada menit ke-83. Disaksikan sang ayah, ia langsung mencatatkan assist pertamanya di Super League 2026/2027 bersama Bali United. Umpan Jay ini berhasil dimanfaatkan oleh Irfan Jaya untuk menambah gol kemenangan Bali United saat Injury Time.
Fakta menarik lainnya adalah penyerang anyar Bali United, Marco Dugandzic, melakukan debutnya bersama Bali United di Super League 2026/2027. Marco memang belum mampu mencetak gol, namun ia sempat menciptakan peluang emas dan terlihat cukup merepotkan barisan belakang Persijap Jepara. Dengan modal kemenangan telak ini, sudah semestinya akan memberikan semangat baru Serdadu Tridatu untuk bermain ke kandang Java United, Jumat (16/10/2026). Akankah Ricky Fajrin dan kawan-kawan mampu mempertahankan tren positif yang telah diraih ini?





















