- Asia Cycling Championships 2022: membawa Indonesia meraih peringkat kedua
- Thailand MTB Cup 2023: memborong gelar kategori U-23 dan elite putri
- Thailand MTB Cup 2024: meraih medali emas di Kanchanaburi, Thailand
- Asian Mountain Bike Championship 2024: meraih medali perak di Malaysia
- Ispaster, Eropa: meraih medali perak
- Caparrosso: meraih medali perunggu
- Japan Mountain Bike Cup 2025: medali perak di nomor XCO
- Cross Country Short Circuit: medali perunggu di Izu City, Shizuoka.
Profil Sayu Bella Sukma Dewi, Peraih Perunggu Asian Games 2026

Sayu Bella Sukma Dewi meraih perunggu nomor cross-country putri Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, medali pertamanya pada debut Asian Games setelah sempat memimpin putaran pembuka.
Atlet sepeda gunung asal Denpasar ini sebelumnya merebut dua emas SEA Games 2023, pada XCO putri dan estafet campuran, sekaligus mengakhiri paceklik emas Indonesia selama satu dekade.
Di PON XXI 2024, Sayu menyumbang emas pertama Bali lewat XCO putri; konsistensi prestasinya juga membawanya bergabung dengan tim profesional Jepang, Asia Union TCS Racing Team.
Setelah Cokorda Istri Agung Sanistyarani atau Coki, atlet Bali lainnya kembali mengharumkan nama Indonesia di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya. Ia adalah Sayu Bella Sukma Dewi, atlet balap sepeda gunung yang berhasil meraih medali perunggu di ajang tersebut.
Sayu meraih medali di nomor cross country putri di Obata Ryokuchi Park, pada Kamis (24/9/2026). Selain Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, apa saja prestasi Sayu? Yuk, simak profil atlet balap sepeda gunung asal Bali, Sayu Bella Sukma Dewi, berikut ini!
Table of Content
1. Medali pertama di Asian Games

Sayu Bella Sukma Dewi (putih) saat naik podium Asian Games 2026 Aichi-Nagoya. (Instagram.com/icf_community) Sayu Bella Sukma Dewi lahir di Kota Denpasar, 16 Agustus 2003. Sayu saat ini tercatat sebagai mahasiswa Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga di Fakultas Olahraga dan Kesehatan Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Singaraja, Kabupaten Bulekeng. Ia menjadi atlet balap sepeda nomor sepeda gunung atau mountain bike, khususnya Cross-Country Olympic (XCO).
Untuk persiapan tampil di Asian Games 2026, ia telah bergabung di pelatnas sejak Februari 2026. Ini adalah pertama kalinya Sayu tampil di ajang multievent empat tahunan tersebut. Asian Games 2026 menjadi pembuktian kemampuan Sayu berhadapan dengan atlet balap sepeda tingkat Asia lainnya.
Walaupun menjadi penampilan perdananya, Sayu mampu menunjukkan kualitasnya. Turun di nomor XCO putri, ia sempat memimpin di putaran pembuka. Sayangnya, ia tidak mampu mempertahankan kecepatannya di putaran berikutnya.
Sayu akhirnya finis di urutan ketiga dan mengibarkan Sang Merah Putih untuk meraih medali perunggu. Asian Games 2026 Aichi-Nagoya menjadi spesial karena menjadi ajang perdananya di Asian Games sekaligus medali pertamanya di ajang ini.
2. Sayu berhasil meraih dua medali emas di SEA Games 2023

Sayu Bella Sukma Dewi saat naik podium Asian Games 2026 Aichi-Nagoya. (Instagram.com/icf_community) Sebelum tampil di Asian Games 2026, nama Sayu mulai dikenal saat tampil di SEA Games 2023 Kamboja. Prestasi gemilang ia mencatatkan di ajang tingkat Asia Tenggara tersebut. Sayu berhasil meraih dua medali emas, nomor XCO putri dan nomor estafet campuran Cross-Country bersama Dara Latifah, Feri Yudoyono, dan Zaenal Fanani.
Selain itu, raihan medali emas ini sekaligus mengakhiri paceklik emas Indonesia di nomor itu selama satu dekade. Emas terakhir sebelumnya diraih Kusmawati Yazid di SEA Games 2013. Catatan inilah yang melambungkan nama Sayu di dunia balap sepeda khususnya sepeda gunung di Indonesia.
3. Sayu persembahkan emas perdana untuk kontingen Bali di PON XXI 2024

Sayu Bella Sukma Dewi menggunakan sepeda gunungnya. (Instagram.com/icf_community) Di level nasional, Sayu bisa dibilang tampil dominan. Ini ia buktikan saat turun di ajang PON XXI 2024 Aceh-Sumut. Ia menyumbang medali emas dari nomor XCO putri di Tahura Bukit Barisan, Karo, Sumatra Utara. Medali emas ini sekaligus menjadi medali emas pertama dan memutus paceklik medali emas bagi kontingen Bali saat itu.
Sayu bersama rekan satu timnya, Ida Ayu Manik Laksmi Dewa, berhasil merebut podium teratas yang masing-masing finis di urutan pertama dan kedua. Sayu juga mencatatkan beberapa prestasi di level nasional seperti medali emas Kejurnas 2018, medali perak Pra-PON 2019, dan medali emas Kejurnas 2021.
Prestasi yang diraih Sayu di level Nasional membuat namanya mendapat kepercayaan untuk masuk menjadi bagian tim pelatnas sekaligus tampil di beberapa event internasional.
Di level internasional, Sayu beberapa kali merasakan podium. Berikut catatan prestasi yang pernah diraih Sayu di level internasional:
Konsistensi prestasi yang diraih Sayu membawanya memperkuat Asia Union TCS Racing Team, yaitu tim balap sepeda XC profesional yang berbasis di Jepang. Usianya yang masih 23 tahun membuat perjalanan kariernya masih panjang. Akankah Sayu menorehkan prestasi di level yang lebih tinggi lagi?
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)



















