4 Penyebab Bali United Gagal Pertahankan Tren Positif

Setelah menuai kekalahan dari CC Mariners di laga Grup G AFC Cup, Rabu (8/11/2023) lalu, Bali United kembali menelan kekalahan di kandang. Kali ini Borneo FC berhasil menundukkan tuan rumah dengan skor 2-1 dalam laga lanjutan pekan ke-19 Liga 1 2023/2024 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Kabupaten Gianyar, Minggu (12/11/2023). Gol kemenangan Borneo FC dicetak Felipe Cadenazi pada menit ke-28 melalui titik penalti dan di penghujung laga (89').
Gol balasan Bali United diciptakan oleh Jefferson Assis pada menit ke-50. Pertandingan ini berlangsung ketat dengan tensi tinggi. Seperti apa fakta-fakta yang terjadi saat laga Bali United vs Borneo FC?
1. Serangan Bali United pincang karena Privat Mbarga cedera

Privat Mbarga dikenal sebagai penyerang yang memiliki kecepatan dan teknik menggiring bola yang mampu merepotkan barisan pertahanan lawan. Pemain naturalisasi milik Timnas Kamboja ini menjadi tumpuan Serdadu Tridatu untuk menusuk ke jantung pertahanan lawan dengan umpan-umpan akuratnya. Tak jarang pula ia mencetak gol bagi kemenangan Bali United.
Pada pertandingan ini, serangan Serdadu Tridatu terasa pincang. Pada menit ke-22, Privat Mbarga harus ditarik keluar karena cedera. Yabes Roni mendapat kesempatan untuk menggantikan penyerang sayap, yang juga kerap menjadi penyerang utama ini.
2. Bali United mendapatkan kartu merah, bermain tanpa penyerang murni di babak pertama

Setelah cederanya Privat Mbarga, Bali United harus bermain dengan 10 pemain. Pasalnya, Jajang Mulyana mendapatkan kartu merah pada menit ke-38 akibat akumulasi dua kartu kuning. Di tengah gencarnya serangan dari Pesut Etam, Bali United harus menambah lini pertahanan dengan memasukkan Haudi Abdillah pada menit ke-42.
Saat penambahan pemain di lini belakang ini, Stefano "Teco" Cugurra harus mengorbankan penyerangnya. Ilija Spasojevic kemudian ditarik keluar digantikan oleh Haudi Abdillah. Hal ini membuat Bali United bermain tanpa striker murni pada paruh babak pertama hingga babak pertama usai. Biasanya Teco akan mengubah posisi Privat Mbarga sebagai penyerang utama. Namun, mantan pemain Svay Rieng FC ini harus terlebih dahulu ditarik keluar karena cedera.
Babak kedua, Teco kembali menggunakan striker murni. Ia memasukkan Jefferson Assis pada awal babak kedua menggantikan Rahmat Arjuna. Masuknya Jefferson membuat serangan Bali United kembali hidup. Terbukti, empat menit berselang ia berhasil mencetak gol penyeimbang bagi Bali United.
3. Felipe Cadenazzi catatkan brace perdana di Liga 1

Striker Borneo FC asal Argentina, Felipe Cadenazz, membuktikan ketajamannya. Pada pertandingan sebelumnya, saat Borneo FC menghadapi Persik Kediri, penyerang setinggi 1,91 meter ini berhasil mencatatkan hattrick perdananya di Liga 1. Saat menghadapi Bali United, ia mencatatkan brace perdananya di Liga 1.
Borneo FC mendatangkan Felipe Cadenazzi dari klub Magallanes CF asal Chili. Ia baru pertama kali merumput di Indonesia. Felipe Cadenazzi telah bermain sebanyak 13 kali bersama Borneo FC, dan mencatatkan 5 gol dan 1 assist bagi Pesut Etam.
4. Bali United hadapi dua mantan pemainnya

Fakta menarik dari laga Bali United vs Borneo FC ini adalah kembalinya dua mantan Bali United bermain di Stadion Kapten I Wayan Dipta. Namun, mereka bermain bukan untuk Serdadu Tridatu, melainkan Borneo FC. Mereka adalah Stefano Lilipaly dan mantan kiper utama Bali United, Nadeo Arga Winata.
Kepindahan Stefano Lilipaly sempat menuai kritik dari pendukung Bali United. Kepindahan ini dikaitkan dengan hubungan yang kurang harmonis Stefano Lilipaly dengan sang pelatih, Teco. Bahkan dalam beberapa unggahan dan komentar di Instagram, Fano kerap menyentil mantan pelatihnya tersebut.
Pertandingan yang tidak disiarkan di televisi ini membuat stadion lebih ramai dari pertandingan biasanya. Selain itu, faktor tren positif lima kali tak terkalahkan sebelumnya juga membuat antusias Semeton Dewata untuk datang ke stadion. Akankah pertandingan berikutnya Stadion Kapten I Wayan Dipta kembali ramai? Atau justru kembali sepi karena kekalahan di kandang dari Borneo FC?
















![[QUIZ] Olahraga Tradisional Bali Favorit, Kami Tebak Gaya Bertandingmu](https://image.idntimes.com/post/20250705/upload_2fe31657121e8f13cd897131c4ec5b07_076775d4-cd58-4291-b735-0be93010d89f_watermarked_idntimes-1.jpg)

