Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Fakta Menarik Desak Made Rita, Peraih Emas Asian Games 2026
Desak Made Rita Kusuma Dewi saat berlaga di World Climbing Series 2026. (Instagram.com/desakmaderita01)
  • Desak Made Rita Kusuma Dewi meraih emas speed putri Asian Games 2026 Aichi-Nagoya dengan waktu 6,062 detik, unggul 0,002 detik atas Deng Lijuan.

  • Emas Rita menjadi medali emas pertama panjat tebing Indonesia di Asian Games 2026 sekaligus melengkapi target empat emas kontingen Indonesia.

  • Atlet Buleleng ini meniti karier sejak Kejurnas 2018, merebut emas Asian Games 2022, dan menjadi pemanjat tebing Indonesia pertama yang lolos Olimpiade Paris 2024.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Desak Made Rita Kusuma Dewi meraih medali emas nomor speed putri panjat tebing pada Asian Games 2026 Aichi-Nagoya dengan catatan waktu 6,062 detik.
  • Who?
    Desak Made Rita Kusuma Dewi, atlet panjat tebing asal Kabupaten Buleleng, Bali, mengalahkan Deng Lijuan dari China. Jeong Jimin meraih medali perunggu.
  • Where?
    Final nomor speed putri berlangsung di Portmesse Nagoya Exhibition Hall, Jepang, במסגרת Asian Games 2026 Aichi-Nagoya.
  • When?
    Rita memenangkan final pada Rabu, 30 September 2026.
  • Why?
    Medali ini menjadi emas pertama panjat tebing Indonesia di Asian Games 2026 serta emas keempat yang melengkapi target empat emas kontingen Indonesia.
  • How?
    Rita finis 0,002 detik lebih cepat dari Deng Lijuan, yang mencatat 6,064 detik. Ia sempat tertinggal di awal final, lalu melesat di tengah lintasan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Desak Made Rita Kusuma Dewi kembali mengharumkan Indonesia. Atlet panjat tebing asal Kabupaten Buleleng, ini meraih medali emas nomor speed putri di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya.

Final berlangsung di Portmesse Nagoya Exhibition Hall, Jepang, Rabu (30/9/2026). Emas ini sekaligus menggenapi target empat emas kontingen Indonesia. Seperti apa perjalanan karier Rita? Simak fakta menarik Desak Made Rita berikut ini.

1. Atlet kelahiran Buleleng yang jadi andalan panjat tebing nasional

Desak Made Rita (putih) saat bertanding di Piala Dunia Panjat Tebing (IFSC World Cup) 2023. (Instagram.com/desakmaderita01)

Desak Made Rita lahir di Kabupaten Buleleng, pada 24 Januari 2001. Ia biasa disapa Rita dan dikenal sebagai spesialis nomor speed putri, yaitu adu cepat memanjat dinding setinggi 15 meter. Di luar arena, ia juga tercatat sebagai mahasiswa Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Singaraja.

Ia mulai mengenal panjat tebing sejak kelas dua SD karena bibinya seorang atlet panjat tebing di Singaraja. Namanya kini masuk jajaran atlet panjat tebing terbaik Indonesia. Catatan waktu terbaiknya kini sudah berada di kisaran 6 detik.

Rita mengawali kariernya lewat Kejurnas kelompok umur 2018 di Riau. Di sana ia menyabet dua emas, yakni nomor Boulder Youth A putri dan Speed World Record Youth A putri. Prestasinya terus naik hingga ia dipanggil masuk pelatnas panjat tebing pada 2020.

Lalu di PON XX Papua 2021, Rita membela kontingen Bali. Ia mengalahkan rekan pelatnasnya, Rajiah Sallsabillah dari Jawa Barat, dengan catatan 7,01 detik. Rita berhasil membawa pulang medali emas untuk kontingan Bali. Sayangnya, di PON XXI Aceh-Sumut, dirinya hanya berhasil meraih medali perak.

2. Emas pertama di Asian Games 2022 Hangzhou

Desak Made Rita (tengah) saat meraih medali emas di Asian Games 2022 Hangzhou. (Instagram.com/desakmaderita01)

Asian Games 2026 Aichi-Nagoya bukanlah Asian Games pertama Rita. Ia sebelumnya pernah tampil di Asian Games 2022 Hangzhou, China, yang digelar pada 2023. Pada final speed putri, ia mengalahkan atlet tuan rumah, Deng Lijuan, dalam waktu 6,364 detik. Ini menjadi medali emas pertamanya di ajang multievent empat tahunan ini.

Selain meraih medali emas, Rita juga berhasil memecahkan rekor atas dirinya sendiri. Dua pencapaian ini membuat namanya melejit saat itu. Selain Rita, rekan senegaranya, Rajiah Sallsabillah berhasil meraih medali perunggu, yang membuat Indonesia punya dua wakil di podium.

3. Atlet panjat tebing Indonesia pertama yang lolos ke Olimpiade

Desak Made Rita saat meraih tiket ke Olimpiade 2024 Paris. (Instagram.com/fpti_official)

Pada Piala Dunia Panjat Tebing (IFSC World Cup) di Bern, Swiss, Agustus 2023, Tim Indonesia saat itu tidak diunggulkan. Namun, Rita berhasil membuat kejutan. Ia finis tercepat dengan catatan waktu 6,49 detik dan mengalahkan atlet Amerika Serikat, Emma Hunt.

Kemenangan tersebut mengunci tiket Olimpiade 2024 Paris dan menjadikannya atlet panjat tebing Indonesia pertama yang lolos ke sana. Di Paris, Rita menjalani debut Olimpiadenya. Sayangnya, ia belum berhasil naik podium. Rekan senegaranya, Veddriq Leonardo, berhasil membawa pulang medali emas.

4. Rita berhasil meraih medali emas Asian Games 2026 Aichi-Nagoya

Desak Made Rita (putih) saat meraih medali emas di Piala Dunia Panjat Tebing (IFSC World Cup) 2023. (Instagram.com/fpti_official)

Rita memiliki performa stabil di level atas menjelang turun di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya. Saat berlaga di World Climbing Asia Championship 2026 di Meishan, China (April 2026), ia berhasil menjadi juara speed putri setelah mengalahkan Zhou Yafei. Hasil ini sekaligus mengamankan tiketnya ke Asian Games 2026.

Setahun sebelumnya, Rita mengikuti ajang World Games 2025, Chengdu. Ia turun di nomor speed single 4 putri. Rita berhasil meraih medali emas di nomor tersebut.

Perjalanannya meraih medali emas di Asian Games 2026 Aici-Nagoya tidaklah mulus. Saat kualifikasi, ia hanya mampu finis di urutan ketiga. Berikutnya di perempat final ia berhasil memenangi heat empat serta berhasil menjadi yang tercepat di semifinal.

Saat final Rita sempat tertinggal di awal. Namun, kemudian ia berhasil melesat di tengah lintasan. Rita berhasil finis lebih dulu dengan waktu 6,062 detik, selisihnya hanya 0,002 detik dari Deng Lijuan (6,064 detik). Perunggu jadi milik Jeong Jimin dengan waktu 6,18 detik.

Medali emas ini menjadi medali emas pertama panjat tebing Indonesia di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya. Raihan ini juga sekaligus menjadi emas keempat dan melengkapi target empat emas bagi kontingen Indonesia.

Berikut adalah deretan prestasi Desak Made Rita Kusuma Dewi:

  • Medali emas Kejurnas kelompok umur 2018 di Riau (Boulder Youth A dan Speed World Record Youth A putri)

  • Medali emas PON XX 2021 Papua

  • Medali perak PON XXI 2024 Aceh-Sumut

  • Medali emas Asian Games 2022 Hangzhou, nomor speed putri

  • Medali perak IFSC Asian Championship 2022 di Korea Selatan

  • Medali perunggu IFSC World Cup 2022 di Prancis dan Swiss

  • Medali perak IFSC World Cup 2023 di Amerika Serikat dan Jakarta

  • Medali perunggu IFSC World Cup 2023 di Korea Selatan

  • Medali emas IFSC World Cup 2023 di Bern, Swiss

  • Debut Olimpiade Paris 2024

  • Medali emas World Games 2025 Chengdu, nomor speed single 4

  • Medali emas World Climbing Asia Championship 2026 di Meishan, China

  • Medali emas Asian Beach Games 2026 Sanya

  • Medali emas Asian Games Aichi-Nagoya 2026, nomor speed putri

Selamat untuk Desak Made Rita! Raihan ini pastinya akan menjadi motivasi Rita untuk bisa berlaga di Olimpiade 2028 Los Angeles, dan bisa naik podium.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article