Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Siswa SMA Banjarangkan Patah Tulang Saat Pertandingan Porsenijar

Kab. Klungkung
Siswa SMA Banjarangkan Patah Tulang Saat Pertandingan Porsenijar
Dok.IDN TImes/Istimewa
Share Article

Klungkung, IDN Times - Atlet Pencak Silat Klungkung, Komang Yudhi Khrisna, mengalami patah tulang saat pertandingan Pekan Olahraga dan Seni Pelajar (Porsenijar) Klungkung 2020. Akibatnya, siswa kelas XI di Sekolah Menengah Atas (SMA) Banjarangkan itu harus dirawat secara intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Klungkung.

  1. 1. Yudhi Khrisna jatuh dalam posisi tangan kiri jadi tumpuan

    Ilustrasi dokter. (Unsplash/Online Marketing)
    Ilustrasi dokter. (Unsplash/Online Marketing)

    Paman dari Komang Yudhi Khrisna, Ketut Buda Ana, menceritakan keponakannya berhasil masuk ke Semi Final Cabor Pencak Silat, Sabtu (7/3) lalu. Ketika pertandingan semi final itulah Yudhi Khrisna mendapat serangan dari lawannya, dan terjatuh dalam posisi tangan kiri jadi tumpuan.

    "Sempat mendapatkan penanganan medis di arena. Namun karena kondisi cederanya parah, ia dilarikan ke UGD RSUD Klungkung," ungkap Buda Ana.

  2. 2. Tangan kirinya alami patah tulang

    Dok.IDN TImes/Istimewa
    Dok.IDN TImes/Istimewa

    Cedera yang dialami Yudhi Khrisna cukup parah. Tangan kirinya mengalami patah tulang, dan harus mendapatkan penanganan. Mendapat laporan ada atlet yang mengalami musibah, Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, menyempatkan diri menengok dan memberikan semangat kepada Yudhi Krisna. Karena Yudhi Khrisna mengalami patah tulang ketika membela nama sekolahnya.

  3. 3. Tunggu hasil observasi dari dokter ortopedi

    unsplash/rawpixel
    unsplash/rawpixel

    Menurut petugas jaga di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Klungkung, Dewa Pratama, penanganan awal terhadap Yudhi sudah sesuai prosedur. Tinggal menunggu pemeriksaan dan hasil evaluasi dari dokter ortopedi untuk tindakan selanjutnya.

    "Penanganan awal sudah dilakukan sesuai prosedur. Saat ini tinggal menunggu evaluasi untuk tindakan lanjutan," ujar Dewa Pratama.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More