Comscore Tracker

Ratusan Sulinggih di Klungkung Belum Vaksinasi COVID-19

Satu orang sulinggih di Klungkung positif COVID-19

Klungkung, IDN Times - Program vaksinasi COVID-19 secara massal di Kabupaten Klungkung dilaksanakan dalam dua tahap. Hanya saja belum semua sulinggih di Klungkung yang masuk dalam daftar sasaran belum tersentuh vaksinasi. Ketua Parisada Hindu Darma Indonesia (PHDI) Klungkung, I Putu Suarta, menyebutkan masih ada ratusan sulinggih yang belum mendapatkan vaksinasi.

Baca Juga: 31 Pelaku Usaha di Klungkung Baru Punya Sertifikat Hak Paten

1. Ratusan sulinggih belum mendapatkan vaksinasi COVID -19

Ratusan Sulinggih di Klungkung Belum Vaksinasi COVID-19IDN Times/Wayan Antara

Suarta mengatakan, dalam sepekan sudah dilakukan dua kali vaksinasi terhadap sulinggih. Pertama ketika kedatangan Presiden Joko "Jokowi" Widodo ke Ubud yang memantau secara virtual jalannya vaksinasi massal di seluruh Bali. Sulinggih di Klungkung yang diundang untuk vaksinasi di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya sebanyak 25 orang, tetapi yang datang hanya 15 orang.

Kedua, pada pelaksanaan vaksinasi di lokasi yang sama, Sabtu (20/3/2021) lalu. Sebanyak 250 orang sulinggih yang diundang, namun hanya dihadiri 78 orang.

"Sisanya masih banyak yang belum mendapatkan vaksinasi. Kami memaklumi karena kondisi beliau kebanyakan sudah lanjut usia. Atau kebetulan mungkin ada muput (Memimpin). Nah, kami akan koordinasi dengan Dinas Kesehatan, apa memungkinkan petugas vaksin jemput bola datang ke geria. Ini masih kami koordinasikan," kata Suarta, Senin (22/3/2021).

Ia mengimbau kepada keluarga para sulinggih yang belum tervaksinasi agar mengantarnya ke pos-pos pelayanan kesehatan.

"Jika memungkinkan mengantar beliau agar diantar ke pos-pos kesehatan yang menjadi lokasi vaksin," ujarnya.

Sejauh ini kata pria asal Pegending, Kelurahan Semarapura Kauh ini belum mampu mengantar-jemput sulinggih untuk vaksinasi.

"Kalau hanya 10 -15 orang, mungkin kami bisa antar jemput. Tapi ini jumlahnya ratusan, kami belum mampu untuk itu."

2. Sulinggih masuk prioritas vaksinasi karena selalu berhadapan dengan masyarakat

Ratusan Sulinggih di Klungkung Belum Vaksinasi COVID-19Dok.IDN Times/Humas Pemerintah Kabupaten Klungkung

Para sulinggih masuk prioritas sasaran vaksinasi karena selalu bertatap muka dengan masyarakat, khususnya yang melaksanakan upacara keagamaan.

Sulinggih tidak ada kata menolak ketika ada masyarakat yang memohon bantuan untuk muput jalannya upacara keagamaan, kecuali memang berhalangan (Sakit). Sehingga PHDI berusaha memfasilitasi para sulinggih agar mendapatkan vaksin COVID-19.

"Karena itulah kami berusaha memfasilitasi agar mendapatkan vaksinasi. Apalagi sebagian besar sulinggih sudah berumur, di satu sisi beliau-beliau itu harus berhadapan dengan masyarakat yang menggelar upacara keagamaan. Hal ini membuat rentan sekali. Makanya kami usahakan agar beliau masuk prioritas," ungkap Suarta.

Baca Juga: Beratnya Jadi Sulinggih di Bali, Banyak Pantangan dan Jauhi Duniawi

3. Ada dua sulinggih yang terpapar COVID-19

Ratusan Sulinggih di Klungkung Belum Vaksinasi COVID-19Foto hanya ilustrasi. (IDN Times/Aldila Muharma-Fiqih Damarjati)

Topic:

  • Irma Yudistirani

Berita Terkini Lainnya