Denpasar, IDN Times – Aktivitas pelayaran dan wisata bahari di Bali diminta meningkatkan kewaspadaan. Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah III Denpasar mengeluarkan peringatan dini potensi gelombang tinggi yang diperkirakan terjadi pada 13-16 Agustus 2026.
Dalam periode tersebut, gelombang laut di sejumlah perairan Bali diprediksi mencapai ketinggian 4 hingga 6 meter. Kondisi paling berbahaya berpotensi terjadi di Perairan Selatan Pulau Bali dan Selat Lombok bagian selatan.
Gelombang dengan kategori sangat tinggi tersebut berisiko mengganggu aktivitas pelayaran, terutama perahu nelayan, kapal tongkang, kapal feri, hingga kapal pesiar yang melintas di wilayah tersebut.
