Denpasar, IDN Times - Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah III Denpasar mengeluarkan peringatan waspada cuaca ekstrem yang akan berlangsung 11 hingga 17 Februari 2026. Kepala Balai BMKG Wilayah III, Cahyo Nugroho mengungkap, ada dinamika atmosfer signifikan yang berpotensi meningkatkan intensitas curah hujan di sebagian besar wilayah Bali pada rentang waktu tersebut.
Saat ini, sebagian besar wilayah Bali juga sudah memasuki puncak musim hujan. Monsun Asia diprakirakan masih akan memberikan pengaruh kuat disertai dengan terbentuknya pola pertemuan angin (konvergensi dan belokan angin) di wilayah Bali, dan kelembapan udara basah hingga lapisan atmosfer atas (200 mb). Kondisi tersebut menyebabkan terjadinya peningkatan aktivitas konvektif dan potensi kejadian cuaca ekstrem, berupa hujan intensitas sedang - lebat disertai petir atau kilat dan angin kencang.
