Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Warga Penangkap Ikan di Tukad Badung Ditemukan Meninggal

sar gabungan 3.jpeg
Tim SAR Gabungan evakuasi jasad korban tenggelam di Tukad Badung pada Minggu, 4 Januari 2026. (Dok.Kantor SAR Denpasar)

Denpasar, IDN Times - Pencarian Tim Search and Rescue (SAR) Gabungan, keluarga, dan kerabat terhadap Surya Fajar Irawan (36) sejak kemarin (3/1/2026), telah berakhir. Kerabat korban yang melakukan pencarian mandiri, menemukan tubuh Surya Fajar dalam kondisi terbujur kaku, pada Minggu (4/1/2026).

Keluarga dan teman sebelumnya telah melaporkan kehilangan Surya Fajar saat mencari ikan, Jumat sore (2/1/2026). Kala itu, teman Surya Fajar mencarinya hingga dini hari. Tim SAR Gabungan segera mengevakuasi tubuh korban yang terimpit di gorong-gorong, tepat di lokasi hilangnya Surya Fajar. Bagaimana proses evakuasi korban? Berikut selengkapnya.

1. Tubuh korban pertama kali ditemukan kerabat yang melakukan pencarian mandiri

sar gabungan.jpeg
Tim SAR Gabungan evakuasi jasad korban tenggelam di Tukad Badung pada Minggu, 4 Januari 2026. (Dok.Kantor SAR Denpasar)

Kepala Seksi Operasi Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar, I Wayan Juni Antara, menyampaikan keluarga korban melakukan pencarian secara mandiri, dan menemukan kaki korban terimpit gorong-gorong.

“Benar, tadi kerabat korban melaksanakan pencarian secara mandiri dan mendapatkan bagian kaki korban yang terimpit gorong-gorong,” ujar Juni Antara, pada Minggu (4/1/2026).

Mendengar laporan tersebut, sembilan orang Tim SAR Gabungan langsung turun untuk mengevakuasinya. Medan lokasi gorong-gorong yang sempit cukup menyulitkan proses evakuasi korban.

"Lokasinya cukup sempit, setengah dari tubuh korban masuk ke dalam gorong gorong, namun dengan segala upaya akhirnya Tim SAR Gabungan berhasil mengeluarkan tubuh korban," imbuhnya.

2. Jasad korban dibawa ke RS Prof Ngoerah

sar gabungan 2.jpeg
Jasad korban dibawa ke RS Prof. Ngoreah dengan mobil ambulans BPBD Denpasar. (Dok.Kantor SAR Denpasar)

Tim SAR Gabungan baru bisa mengevakuasi jasad korban sekitar pukul 11.35 Wita. Jasad dibawa menuju Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Ngoerah Denpasar menggunakan ambulans Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar.

Juni menjelaskan, pencarian korban dilakukan dengan membagi regu penyelamat ke tiga titik lokasi. Pertama, titik lokasi kejadian. Kedua berada di titik DAM Buagan, dan ketiga di titik muara Tukad Badung. Pencarian tersebut melibatkan 50 orang personel.

Mulai dari Basarnas, SAR Samapta Polda Bali, Polairud Polda Bali, Brimob Polda Bali, TRC BPBD, BPBD Kota Denpasar, Lanal Denpasar, Balawista Denpasar, SAR MTA, Arjuna Rescue 115, Bali Ranger Community, Alfa Team, Bares, keluarga korban, dan warga setempat.

3. Tim SAR Gabungan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban

sar gabungan 1.jpeg
Tim SAR Gabungan evakuasi jasad korban tenggelam di Tukad Badung pada Minggu, 4 Januari 2026. (Dok.Kantor SAR Denpasar)

Juni menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR yang terlibat, serta ucapan belasungkawa kepada keluarga korban. Ia juga menyatakan, dengan temuan jasad korban selama dua hari operasi pencarian dan pertolongan, resmi dihentikan.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh unsur SAR Gabungan yang telah membantu proses pencarian dengan penuh semangat dan dedikasi yang tinggi, dan kepada keluarga korban semoga selalu diberi ketabahan,” tutupnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Irma Yudistirani
EditorIrma Yudistirani
Follow Us

Latest News Bali

See More

Selama Empat Hari, Gelombang Laut di Bali Kategori Sedang

05 Jan 2026, 09:45 WIBNews