Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Wagub Beberkan Alasan Tak Terlihat Saat Krisis BBM di Bali
Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta. (IDN Times/Yuko Utami)
  • Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta menjelaskan dirinya mengikuti pembagian tugas dari Gubernur Wayan Koster saat krisis BBM memicu antrean di sejumlah SPBU.
  • Giri mengaku hadir dalam rapat awal dan menerima informasi dari Pertamina serta BPH Migas bahwa masalah selesai sehari, namun realisasinya berbeda.
  • Pemprov Bali akan meminta data lengkap kepada PT Patra Niaga terkait solar, BBM, dan LPG 3 kilogram, serta mempertimbangkan cadangan depo untuk mencegah gangguan pasokan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta menjelaskan ketidakhadirannya yang disorot masyarakat saat krisis BBM menyebabkan antrean panjang di sejumlah SPBU Bali.
  • Who?
    I Nyoman Giri Prasta, Gubernur Bali Wayan Koster, Pemerintah Provinsi Bali, PT Pertamina, BPH Migas, dan PT Patra Niaga terlibat dalam penanganan persoalan pasokan BBM.
  • Where?
    Penjelasan Giri disampaikan di Kantor DPRD Provinsi Bali, Denpasar. Krisis BBM terjadi di sejumlah SPBU di Bali.
  • When?
    Giri menyampaikan keterangan pada Senin, 26 Oktober 2026, setelah krisis BBM di Bali pada pekan sebelumnya.
  • Why?
    Giri menyatakan ia menjalankan pembagian tugas yang diarahkan Gubernur Koster dan menerima informasi awal dari Pertamina serta BPH Migas bahwa persoalan BBM akan selesai dalam sehari.
  • How?
    Giri mengaku menghadiri rapat pertama dan mendapat arahan membantu penanganan hingga tingkat SPBU. Pemprov Bali akan meminta data lengkap solar, BBM, dan LPG 3 kilogram kepada PT Patra Niaga.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Denpasar, IDN Times - Krisis bahan bakar minyak (BBM) di Bali pada pekan lalu mencuat komentar masyarakat terkait absennya Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta. Pasalnya, saat momen antrean BBM itu mengular di sederet stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), Giri terlihat menghadiri sejumlah pertemuan, seperti pertemuan keagamaan. Menjawab hal itu, Giri menyebut soal pembagian tugas antara dirinya dengan Gubernur Bali, Wayan Koster.

“Kalau berbicara masalah pembagian tugas, memang kami sudah diarahkan sama Pak Gub, dan Pak Gub bagi saya selaku Wakil Gubernur beliau, dan selaku masyarakat Bali, beliau sudah melaksanakan di atas out of the box,” kata Giri di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bali, Senin (26/10/2026).

1. Giri mengaku telah mendampingi saat rapat pertama

Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta (IDN Times/Yuko Utami)

Kepada awak media, Giri mengaku telah mendampingi rapat pertama masalah BBM tersebut. Ia mengaku menerima informasi dari pihak PT Pertamina dan BPH Migas, bahwa persoalan BBM akan tuntas dalam sehari.

“Akhirnya Pak Gubernur menyampaikan hal itu, akhirnya kan di-prank Gubernur kita pada saat itu. Kenyataan tidak seperti itu,” jelas Giri.

Ia juga membeberkan berbagai agenda Koster saat itu, termasuk pisah sambut Kapolda Bali, hingga keberadaan Koster di Jakarta. Masa-masa itu, ia menerima arahan penyelesaian masalah BBM.

“Kami tetap diperintah sama beliau agar ikut dalam menyelesaikan sampai pelaksanaan ini di tingkat turun ke SPBU,” imbuhnya.

2. Pemprov Bali akan meminta data utuh ke PT Patra Niaga

Potret krisis BBM di Bali, warga antre BBM di SPBU WR Supratman Denpasar. (IDN Times/Yuko Utami)

Usai penanganan masalah BBM ini, Giri mengatakan pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali akan meminta data utuh kepada PT Patra Niaga.

“Jadi kami sekarang ini wajib hukumnya untuk minta data yang seutuhnya, kepada PT Patra Niaga. Kaitannya dengan solar, BBM, dan gas LPG yang 3 kilo itu,” papar Giri.

Mantan Bupati Badung dua periode ini juga menyinggung masalah kelistrikan di Bali, termasuk menghindari potensi blackout.

“Bila perlu nanti kami akan usulkan juga terkait cadangan depo yang ada di Bali, sehingga tidak terjadi hal-hal yang sebelumnya,” kata dia.

3. Giri sebut hanya mengikuti visi misi Gubernur Bali

Koster-Giri dalam Debat Kandidat Kedua Cagub-Cawagub Bali. (IDN Times/Yuko Utami)

Menurut Giri, saat ini dirinya fokus menjalani visi misi Gubernur Bali. Termasuk membedakan tugas pokok dan tersier. Ia juga menegaskan, sebagai Wakil Gubernur Bali dirinya tidak boleh melampaui tugas Gubernur Bali.

Kewenangan antara dirinya dengan Koster, ia contohkan seperti paket pasangan bupati-wakil bupati, wali kota-wakil, hingga presiden-wakil presiden.

“Kemudian bagaimana caranya agar paket ini, siapa pun paket gubernur dan wakilnya, harus bersinergi,” ujarnya.

Bagi Giri, tidak ada visi misi wakil gubernur. Hanya visi misi gubernur yang harus diikuti, seperti yang dia lakukan sekarang. 

“Visi misi itu adalah visi misi gubernur, kami menyadari sepenuhnya itu. Astungkara ke depannya bisa meneruskan, kan begitu,” tutur Giri sambil menebar senyum lebar.

Curated For You

Editorial Team

Related Article