Denpasar, IDN Times - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali mencatat adanya anomali antara kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Bali dan tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang.
Pada periode Januari-April 2026, kunjungan wisman ke Bali sebanyak dua juta lebih. Angka ini turun 1,11 persen dibanding periode sama tahun lalu. Meski jumlah wisman ke Bali menurun, tingkat hunian kamar hotel berbintang di Bali mengalami peningkatan 0,71 persen. Di bulan April 2026, tingkat hunian pada hotel bintang 5 sebesar 62, 05 persen.
Kepala BPS Provinsi Bali Agus Gede Hendrayana Hermawan mengatakan, catatan data ini seperti anomali, sebab pada periode sebelumnya kenaikan kunjungan wisman ke Bali seiring dengan peningkatan hunian kamar hotel berbintang. “Cuma sekarang yang agak anomalinya, di tengah turunnya wisman nilai TPK-nya berhasil mengalami peningkatan itu yang bintang,” kata Agus pada Selasa (6/2/2026) di Kantor BPS Provinsi Bali, Denpasar.
