Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Sempat Terendus di Bulgaria, Kasus Mutilasi WN Ukraina Jalan Ditempat
Barang bukti kasus penculikan dan mutilasi WN Ukraina (IDN Times/Ayu Afria)
  • Polda Bali masih kesulitan menangkap enam tersangka kasus mutilasi WN Ukraina, Ihor Komarov, meski red notice sudah diterbitkan dan disebarkan melalui Interpol.
  • Enam tersangka berasal dari Kazakhstan, Rusia, dan Ukraina; mereka sempat terdeteksi di Bulgaria setelah transit di Malaysia sebelum akhirnya menyebar ke berbagai wilayah.
  • Pengejaran para pelaku terkendala komunikasi antarnegara akibat konflik Timur Tengah yang masih berlangsung, membuat proses penyelidikan berjalan lambat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Denpasar, IDN Times - Perburuan enam tersangka kasus mutilasi terhadap warga Ukraina, Ihor Komarov (28) hingga saat ini masih jalan di tempat. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Bali, Kombespol Lintar Mahardhono menjelaskan, kepolisian hingga saat ini telah berupaya menerbitkan red notice melalui interpol.

"Terkait kasus mutilasi terhadap WNA, pelaku juga adalah merupakan WNA dan sampai saat ini sudah kita terbitkan red notice dan kita berikan melalui Interpol. Sudah diseberangkan ke negara yang bersangkutan," jelasnya Senin (29/6/2026).

Diketahui SES NCB Interpol, Brigjen Pol Untung Widyatmoko, di Kepolisian Daeah (Polda) Bali, Selasa (31/3/2026) lalu menyampaikan telah menetapkan enam tersangka pembunuhan yang saat itu terdeteksi berada di wilayah Bulgaria. Hal tersebut disampaikan oleh pihak interpol masih memburu pelaku.

Selama ini pengejaran pelaku terkendala sulitnya menjalin komunikasi, lantaran konflik Timur Tengah masih berlangsung. Berdasarkan hasil penyelidikan, pelaku pembunuhan Ihor sempat transit di Malaysia sebelum menuju ke Bulgaria dan menyebar.

Enam pelaku itu yaitu, warga Kazakhstan, Vladislav Akhanov (28); Warga Rusia, Nikolai Patrik (29), dan Sergei Moiseev (39); dan Warga Ukraina, Dennys Halushko (34), Vasyl Nemesh (43), dan Roman Melnyk (28).

Editorial Team

Related Article