Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Keluarga Menanti Kabar Selvina Korban KMP Putri Yasmin di Padang Bai

Kab. Karangasem
Keluarga Menanti Kabar Selvina Korban KMP Putri Yasmin di Padang Bai
Keluarga penumpang KMP Putri Yasmin bertahan di Pelabuhan Padang Bai, menantikan keluarga mereka yang hilang. (Dok. IDN Times/Istimewa)
  • Selvina Rambu Mayi, 29 tahun, masih hilang hingga Kamis, 13 Agustus 2026, setelah KMP Putri Yasmin terbakar di Selat Lombok sehari sebelumnya.
  • Lima kerabat berangkat dari Padangbai; empat orang selamat dan dievakuasi ke Lembar, sementara keluarga menerima video kepanikan penumpang saat kebakaran terjadi.
  • Keluarga menunggu di Pelabuhan Padangbai sambil memantau pencarian SAR. Selvina sedang menuju Sumba Barat bersama suami untuk mengurus pernikahan adat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Karangasem, IDN Times - Keluarga Selvina Rambu Mayi (29) menantikan harapan. Hingga Kamis (13/8/2026), perempuan asal Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), itu masih dinyatakan hilang dalam peristiwa kebakaran Kapal Motor Penumpang (KMP) Putri Yasmin terbakar di Selat Lombok Rabu pagi, 12 Agustus 2026.

Sepupu Selvina, Feri (29), bertahan di Pelabuhan Padang Bai sejak Rabu pagi untuk memantau perkembangan pencarian. Ia terus berkoordinasi dengan petugas dan menunggu informasi terbaru dari tim search and rescue (SAR).

"Keluarga saya berangkat lima orang, empat selamat dan dievakuasi ke Lembar kemarin. Sementara Selvina masih hilang kontak dengan kami. Masih proses pencarian," ujar Feri, Kamis (13/8/2026).

  1. 1. Keluarga sempat kirim video saat kapal terbakar

    Screenshot_20260813_160754_Gallery.jpg
    Terbakarnya KMP Putri Yasmin di Selat Lombok. (Dok.IDN Times/Istimewa)

    Feri menceritakan, lima kerabatnya berangkat dari Pelabuhan Padang Bai pada Rabu sekitar pukul 02.00 Wita menggunakan KMP Putri Yasmin.

    Sekitar pukul 04.00 Wita, satu anggota keluarga yang berada di kapal mengirim video ke grup WhatsApp ketika keluarga lainnya masih tertidur.

    "Jam setengah 4 pagi, adik saya yang di kapal kirim video di grup WhatsApp. Kami semua saat itu masih tidur," katanya.

    Dalam video tersebut, sang adik terlihat panik dan menangis. Ia menceritakan kondisi kapal sedang mencekam dan meminta doa agar dirinya selamat. Saat itu, ia juga telah mengenakan jaket pelampung dan mendapat arahan untuk terjun ke laut.

    Adik Feri bersama dua kerabat lainnya berhasil diselamatkan dan dievakuasi ke Pelabuhan Lembar. Namun, satu anggota keluarga lainnya, Selvina, hingga kini belum ditemukan.

  2. 2. Keluarga bertahan di Padang Bai, berharap Selvina ditemukan

    VID-20260812-WA0223.jpg
    Proses evakuasi penumpang KMP Putri Yasmin yang terbakar di Selat Bali, Rabu (12/8/2026). (Dok. IDN Times/Istimewa)

    Mendapat kabar kebakaran kapal, Feri langsung bergegas ke Pelabuhan Padang Bai Rabu pagi. Sehari berselang, ia masih berada di lokasi untuk mendapatkan informasi mengenai keberadaan Selvina.

    "Informasi terakhir, tim SAR masih mengerahkan beberapa tim untuk pencarian. Kami sangat berharap, ia (Selvina) bisa selamat," harapnya.

    Sementara itu adik Selvina, Delsi (25), juga terlihat menunggu dengan cemas di Kantor ASDP Pelabuhan Padangbai. Matanya sembab setelah sehari menanti kabar sang kakak.

    Sesekali air mata Delsi jatuh ketika membicarakan Selvina. Ia berharap kakaknya, yang merupakan anak sulung dari enam bersaudara itu, dapat ditemukan dalam kondisi selamat.

    "Semoga saja kakak saya selamat," ungkap Delsi.

  3. 3. Selvina hendak pulang ke Sumba Barat untuk mengurus pernikahan adat

    Screenshot_20260813_160830_Gallery.jpg
    Terbakarnya KMP Putri Yasmin di Selat Lombok. (Dok.IDN Times/Istimewa)

    Selvina diketahui bekerja di sebuah laundry kawasan Nusa Dua, Kabupaten Badung. Bagi keluarganya, perempuan tersebut dikenal pekerja keras dan menjadi tulang punggung keluarga.

    Ia sebenarnya tengah dalam perjalanan pulang ke Sumba Barat bersama suaminya untuk menjalani prosesi pernikahan adat. Namun, perjalanan tersebut berubah menjadi musibah setelah kapal yang mereka tumpangi terbakar di laut.

    Hingga Kamis (13/8/2026), keluarga masih menunggu kabar dari tim SAR terkait pencarian Selvina dan penumpang lain yang belum ditemukan.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More