Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
3 Resep Masker Mencerahkan Wajah Bak Purnama ala Lontar Bali Kuno
ilustrasi wajah cerah glowing (freepik.com/senivpetro)
  • Lontar Indrani Sastra memuat tiga resep masker wajah alami yang diklaim dapat membuat wajah bercahaya seperti bulan purnama.

  • Resep pertama mencampurkan mangsi, teratai merah, jyotismati, biji cabai, akar jalu mampang, ciraka, bunga cemara, jambu, dan bunga landep yang dilumatkan.

  • Resep kedua menambahkan biji merica, sedangkan resep ketiga memakai sari teratai, susu lembu, dan bunga sidhawayah; bahan dihaluskan untuk masker wajah.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Tiga resep masker wajah berbahan alami dalam Lontar Indrani Sastra disebut memiliki klaim membuat wajah bercahaya seperti bulan purnama.
  • Who?
    Lontar Indrani Sastra memuat resep yang menggunakan bahan seperti buah mangsi, biji merica, bunga teratai, susu lembu, serta sejumlah tanaman lainnya.
  • Where?
    Resep tercatat pada halaman 18a–18b dan 14b–15a Lontar Indrani Sastra; lokasi asal maupun penyusunan lontar per saat ini masih belum diketahui.
  • When?
    Waktu penulisan Lontar Indrani Sastra dan waktu penggunaan resep-resep tersebut hingga saat ini belum ada kepastian.
  • Why?
    Masker digunakan untuk perawatan wajah, dengan khasiat yang diklaim dalam lontar berupa wajah bercahaya atau cerah seperti bulan purnama.
  • How?
    Bahan-bahan dihancurkan, diaduk, dan dilumat hingga menjadi campuran mirip boreh atau lulur, lalu ditempelkan pada wajah. Pengujian pada sebagian kecil kulit dianjurkan untuk mengetahui reaksi alergi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Lontar Bali punya tiga resep masker wajah dari bahan alam. Ada buah mangsi, biji merica, bunga teratai, susu sapi, dan bunga-bunga lain. Semua bahan dihaluskan lalu dipakai di wajah. Lontar itu bilang wajah bisa terang seperti bulan purnama. Sebelum mencoba, sedikit masker perlu dicoba dulu di kulit.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Resep-resep dalam Lontar Indrani Sastra memperlihatkan kekayaan pengetahuan kecantikan berbahan alami yang terdokumentasi dalam tradisi Bali. Rincian bahan dan cara pengolahan yang diterjemahkan membuat pembaca dapat mengenali warisan tersebut secara lebih dekat, sementara anjuran mencoba sedikit campuran pada kulit mencerminkan perhatian terhadap kemungkinan reaksi alergi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Lontar Indrani Sastra menuliskan berbagai resep kecantikan alami. Mulai dari merawat wajah hingga rambut, semua ada dalam lontar ini. Kali ini IDN Times akan merangkum tiga resep masker wajah dari bahan alami.

Menurut Lontar Indrani Sastra, ada tiga resep masker wajah berbahan alami. Lontar ini juga mengklaim khasiat masker ini dapat mencerahkan wajah seperti cahaya bulan purnama. Penasaran apa saja resepnya? Berikut informasi selengkapnya.

1. Resep masker wajah dari buah tinta mangsian

ilustrasi masker wajah (unsplash.com/Chris Knight)

Resep masker wajah pertama terdiri dari berbagai macam bahan alami. Paling sering disebut dalam resep ini adalah buah tinta mangsian atau mangsi. Sesuai namanya, buah mangsian ini menghasilkan warna seperti tinta hitam legam. Pada akhir resepnya, lontar ini mengklaim wajah akan secerah bulan purnama.

Berikut tulisan dari Lontar Indrani sastra terkait resep masker wajah mangsi.

Mramangsi, kembang padama, rinuk, husir, jyotismati, mipalimula, witning cabe, jalu kumapang, ciraka, kembang ning cemara, jambu, bunga lendep, sama baga kebeh, pipis, panampel muka, byakta kadi wulan purnama denya ikang muka (Hal. 18a-18b Lontar Indrani Sastra)

Paragraf di atas dapat diterjemahkan sebagai berikut.

Mangsi, bunga teratai merah, dihancurkan, diaduk, jyotismati, mipalimula, biji cabai, akar jalu mampang, ciraka, bunga cemara, jambu, bunga landep, komposisi seluruhnya sama, dilumat, untuk masker wajah sehingga bercahaya seperti bulan purnama.

2. Biji merica jadi bahan utama

Ilustrasi merica (unsplash.com/Calum Lewis)

Resep selanjutnya masih menggunakan buah mangsi, tapi biji merica adalah bintangnya. Berikut isi yang tertuang dalam lontar, bahwa wajah akan secerah bulan purnama.

Watutwan mirica, mramangsi, kembang padama, rinuk, husir, jyotismati, mipalimula, witning cabe, jalu kumapang, ciraka, kembang ning cemara, jambu, bunga lendep, sama baga kebeh, pipis, panampel muka, byakta kadi wulan purnama denya ikang muka. (Hal. 18a-18b Lontar Indrani Sastra)

Berikut terjemahannya.

Biji merica, mangsi, bunga teratai merah, dihancurkan, diaduk, jyotismati, mipalimula, biji cabai, akar jalu mampang, ciraka, bunga cemara, jambu, bunga landep, komposisi seluruhnya sama, dilumat, untuk masker wajah sehingga bercahaya seperti bulan purnama.

Seluruh bahan tersebut dihaluskan dan dicampurkan. Bentuknya mirip dengan boreh atau lulur. Sebelum mencoba resep ini, gunakan sebagian kecil pada kulit untuk mengetahui apakah kulitmu bereaksi alergen terhadap bahan-bahan di atas.

3. Bunga teratai adalah bintang utama resep masker wajah ketiga

Bunga Teratai (Pixels/Min an)

Resep ketiga sekaligus terakhir, mengandalkan bunga teratai atau padma sebagai bintang utamanya. Berikut naskah yang tertuang dalam lontar.

Sari wana padma ‘Nymphaea’ Sari wana padma, susuning lembu, kembang ing dataki, ika ta kabeh pipis, pahalit, panampel muka, kadi ulan purnama muka denya. (Hal. 14b-15a Lontar Indrani Sastra).

Berikut ini terjemahannya.

Sari bunga padma atau teratai, susu lembu, bunga sidhawayah, semua itu dilumat sampai halus, wajah akan seperti bulan purnama. 

Sekian tiga resep masker wajah berbahan alami dengan klaim wajah secerah bulan purnama dari lontar indrani sastra. Apakah kamu tertarik mencoba? Yuk bagikan pengalamanmu.

Curated For You

Editorial Team

Related Article