Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Polisi Selidiki Penemuan Jenazah di Batu Karang Pantai Gau Badung

Polisi Selidiki Penemuan Jenazah di Batu Karang Pantai Gau Badung
Evakuasi jenazah tanpa identitas di salah satu pantai di Kuta Selatan(Dok.IDN Times/istimewa)
Intinya Sih
  • Polresta Denpasar menyelidiki identitas jenazah laki-laki tanpa identitas yang ditemukan di atas batu karang Pantai Gau, Kuta Selatan, pada Minggu sore.
  • Saksi Ketut Sumiasa menemukan tubuh korban saat menjaring ikan dan segera melapor untuk meminta bantuan evakuasi kepada pihak berwenang.
  • Proses evakuasi dilakukan oleh tim gabungan Polairud, Basarnas, dan Polsek Kuta Selatan dengan medan curam serta pencahayaan terbatas hingga jenazah berhasil dibawa ke RSUP Prof dr IGNG Ngoerah Denpasar.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Badung, IDN Times - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Denpasar masih melakukan penyelidikan identitas jenazah laki-laki yang ditemukan di atas batu karang tepian Pantai Gau, Kecamatan Kuta Selatan, pada Minggu (19/4/2026) pukul 15.00 Wita.

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, mengatakan korban ditemukan memakai celana warna biru dalam posisi badan tertelungkup dan tangan terlipat di depan dada. Tidak ada identitas yang ditemukan pada korban, sehingga pihak kepolisian berupaya melakukan pengungkapan.

"Saat ini tubuh korban berada diruang jenazah RSUP Prof dr IGNG Ngoerah Denpasar dan masih menunggu penyelidikan identitas korban. Kami sudah membuatkan permohonan VER," ungkapnya, pada Senin (20/4/2026).

Keterangan saksi Ketut Sumiasa (55) menyebutkan bahwa sekitar pukul 15.00 Wita, ia sedang menjaring ikan di lokasi dan melihat tubuh korban di atas batu karang. Saksi mendekati untuk memastikan tubuh tersebut yang kondisinya sudah membiru. Saksi kemudian memberitahukan penemuan itu kepada temannya, Wayan Sukarta (53), agar meminta bantuan evakuasi.

Sementara itu, Sumiasa bertugas menjaga jenazah agar tidak terbawa ombak. Permintaan evakuasi direspon oleh Satuan Polairud Polresta Denpasar, Polsek Kuta Selatan, dan stakeholder lainnya. Mereka menuruni tebing untuk sampai ke lokasi.

"Setelah tiba di TKP, dilakukan pemeriksaan terhadap tubuh orang tersebut dan sudah tidak ada respon serta terlihat lebam jenazah," jelasnya.

Sekitar 20 menit, Tim Basarnas pun tiba. Mereka bersama personel yang berada di lokasi langsung melakukan evakuasi. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya, mengatakan 3 personel diberangkatkan ke lokasi kejadian untuk mengevakuasi korban.

Upaya evakuasi cukup memakan waktu, karena akses ke posisi tubuh tersebut harus menuruni medan yang curam dan batu karang tajam. Selain kondisi yang berisiko tersebut, evakuasi harus dilakukan dengan hati-hati karena situasi gelap, pencahayaan terbatas.

"Jenazah dibawa secara manual dengan melewati medan curam hingga bisa dibawa naik ke atas," terangnya.

Share
Topics
Editorial Team
Irma Yudistirani
EditorIrma Yudistirani
Follow Us

Latest News Bali

See More