Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Penantian Orangtua di Pantai Bukit Asah, Agus Tak Kunjung Ditemukan
I Wayan Suta, Orangtua korban yang hilang di Pantai Bukit Asah. (Dok. IDN Times/Istimewa)
  • I Kadek Agus Mahendra (21), pemuda asal Klungkung, hilang setelah diduga terpeleset dari karang saat memancing dan terseret ombak di Pantai Bukit Asah, Karangasem.

  • Orangtua Agus bertahan di sekitar lokasi sambil menanti kabar, sementara tim SAR gabungan menyisir perairan untuk mencari keberadaannya sejak laporan kehilangan pada 25 Oktober 2026.

  • Agus bekerja di hotel sebagai penopang ekonomi keluarga dan telah merampungkan dokumen untuk bekerja di kapal pesiar, tinggal menunggu jadwal keberangkatan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
25 Oktober 2026 dini hari

Agus dilaporkan terjatuh ke laut saat memancing di Pantai Bukit Asah setelah diduga terpeleset dari atas karang dan terseret ombak.

27 Oktober 2026

Tim SAR gabungan melanjutkan pencarian dengan menyisir perairan Pantai Bukit Asah. Orangtua Agus menunggu kabar di lokasi pencarian.

kini

Keluarga masih berharap Agus segera ditemukan, sementara pencarian belum membuahkan hasil.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    I Kadek Agus Mahendra, 21 tahun, dilaporkan hilang setelah diduga terpeleset dari karang saat memancing dan jatuh ke laut di Pantai Bukit Asah. Pencarian oleh tim SAR gabungan masih berlangsung.
  • Who?
    I Kadek Agus Mahendra, pemuda asal Klungkung; ayahnya I Wayan Suta beserta keluarga; serta tim SAR gabungan yang melakukan pencarian.
  • Where?
    Pencarian dilakukan di perairan sekitar Pantai Bukit Asah, Desa Bugbug, Kabupaten Karangasem, Bali. Agus berasal dari Banjar Pande, Kelurahan Semarapura Klod Kangin, Klungkung.
  • When?
    Agus dilaporkan terjatuh ke laut pada Minggu dini hari, 25 Oktober 2026. Pencarian masih dilakukan pada Selasa, 27 Oktober 2026.
  • Why?
    Agus diduga jatuh ke laut setelah terpeleset dari atas karang ketika memancing. Keberadaannya per saat ini masih belum diketahui.
  • How?
    Tim SAR gabungan menyisir perairan di sekitar Pantai Bukit Asah, sementara ayah, ibu, dan adik bungsu Agus menunggu perkembangan pencarian di kawasan lokasi kejadian.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Agus Mahendra, umur 21 tahun, hilang setelah jatuh ke laut saat memancing di Pantai Bukit Asah. Ayah, ibu, dan adiknya menunggu kabar di sana. Agus bekerja di hotel dan membantu keluarga. Kakaknya punya disabilitas dan adiknya masih kecil. Tim SAR masih mencari Agus di laut.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Di tengah kecemasan yang mendalam, kisah Agus memperlihatkan keteguhan seorang pemuda yang pada usia 21 tahun telah bekerja, membantu kebutuhan rumah tangga, dan menyiapkan langkah karier baru. Dukungan tim SAR gabungan serta kesetiaan keluarga menanti di lokasi juga mencerminkan harapan yang tetap dijaga dalam situasi sulit ini.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Karangasem, IDN Times - Pencarian hilangnya I Kadek Agus Mahendra (21) di Pantai Bukit Asah, Desa Bugbug, Kabupaten Karangasem belum membuahkan hasil, Selasa (27/10/2026). Keluarganya kehilangan sosok yang selama ini menjadi tumpuan ekonomi. Orangtua Agus masih menanti kabar tentang putranya.

Pemuda asal Banjar Pande, Kelurahan Semarapura Klod Kangin, Kabupaten Klungkung, selama ini bekerja di hotel untuk membantu perekonomian keluarga. Terlebih kakaknya merupakan penyandang disabilitas,, sementara adiknya masih kecil.

"Dia itu sangat bisa diandalkan, bahkan bagi saya dia itu sudah tulang punggung keluarga," ujar Wayan Suta, ayah korban.

Kini, keluarga hanya bisa menunggu di lokasi sambil berharap tim search and rescue (SAR) gabungan segera menemukan Agus, yang dilaporkan terjatuh ke laut saat memancing pada Minggu dini hari, 25 Oktober 2026.

1. Orangtua bertahan di lokasi, menanti kabar putranya

TKP lokasi hilangnya pemuda asal Klungkung, saat mancing di Pantai Bukit Asah, Karangasem. (Dok. IDN Times/Istimewa)

Bagi I Wayan Suta (45), menunggu kabar anaknya menjadi hal yang berat. Ia bersama istri dan anak bungsunya menghabiskan waktu di kawasan Bukit Asah untuk mengikuti perkembangan pencarian.

Sejak Agus dilaporkan hilang, keluarga belum mendapatkan kepastian mengenai keberadaannya. Sementara itu, tim SAR gabungan melanjutkan pencarian dengan menyisir perairan di sekitar Pantai Bukit Asah. Agus diduga terpeleset dari atas karang ketika memancing, kemudian jatuh ke laut dan terseret ombak.

2. Agus jadi tumpuan keluarga

TKP lokasi hilangnya pemuda asal Klungkung, saat mancing di Pantai Bukit Asah, Karangasem. (Dok. IDN Times/Istimewa)

Hilangnya Agus juga berdampak besar terhadap keluarga yang selama ini mengandalkan bantuannya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Wayan Suta mengatakan, putra keduanya itu merupakan sosok yang bisa diandalkan. Agus sudah bekerja dan ikut membantu perekonomian.

"Bagi saya dia itu tulang punggung keluarga," ungkap Suta.

Sehari-hari, Wayan bekerja sebagai pedagang ayam sekaligus tukang menempel batu alam. Sementara Agus bekerja di hotel untuk membantu kebutuhan rumah tangga. Kondisi keluarga membuat peran Agus begitu berarti.

3. Dokumen kapal pesiar sudah rampung, Agus tinggal menunggu jadwal berangkat

TKP lokasi hilangnya pemuda asal Klungkung, saat mancing di Pantai Bukit Asah, Karangasem. (Dok. IDN Times/Istimewa)

Di balik kecemasan keluarga, ada rencana masa depan Agus yang kini belum diketahui kelanjutannya. Pemuda itu tengah mempersiapkan diri untuk bekerja di kapal pesiar.

Menurut Wayan Suta, Agus sudah mengurus berbagai persyaratan. Dokumen yang diperlukan bahkan telah keluar, sehingga ia tinggal menunggu jadwal keberangkatan.

"Rencananya anak saya (Agus Mahendra) mau berangkat kerja di kapal pesiar. Sudah urus-urus surat, bahkan dokumennya sudah keluar, tinggal menunggu jadwal berangkat saja," ungkapnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article