Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
WNA Bunuh Pacarnya di Bali, Jenazah Ditutup Rapi dengan Boneka
Ilustrasi pembunuhan (IDN Times/Sukma Shakti)
  • WNA asal Singapura berinisial MZ membunuh pacarnya, WNI asal Tegal bernama AS, di kos wilayah Pedungan, Denpasar Selatan, dan menutupi jasad korban dengan boneka serta karpet.
  • Adik korban menemukan jenazah setelah mencium bau busuk dari kamar kos; pelaku sempat diam dan kabur sebelum akhirnya ditangkap polisi tiga jam setelah laporan masuk.
  • Penyelidikan mengungkap hubungan MZ dan AS sudah setahun serta pernah bertengkar karena perselingkuhan; pelaku mencekik korban selama 15 menit hingga meninggal dunia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Maret 2025

Korban AS mulai tinggal di kos di wilayah Pedungan, Denpasar Selatan bersama pacarnya MZ.

11 Juli 2026

Perempuan berinisial DP yang diduga selingkuhan pelaku menginap bersama MZ dan mencium bau menyengat dari kamar kos.

14 Juli 2026

DP kembali mencium bau menyengat dan bertanya kepada MZ, namun pelaku marah dan memukul tembok.

15 Juli 2026

Sekitar pukul 19.00 Wita, adik korban RA mendatangi kos dan menemukan jenazah kakaknya tertutup boneka serta karpet. Pelaku MZ kemudian melarikan diri dengan sepeda motor.

16 Juli 2026

Polisi menjelaskan kondisi jenazah korban sudah membusuk dan rencananya akan diautopsi di RSUP Prof Ngoerah Sanglah Denpasar. Hingga siang hari, pelaku belum dimintai keterangan.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Seorang warga negara asing asal Singapura diduga membunuh pacarnya, perempuan warga Indonesia asal Tegal, dan menyembunyikan jenazah korban dengan boneka serta karpet di kamar kos wilayah Denpasar Selatan.
  • Who?
    Pelaku berinisial MZ (26), WNA asal Singapura, dan korban berinisial AS (26), WNI asal Tegal. Polisi Polresta Denpasar menangani kasus ini, sementara saksi utama adalah adik korban berinisial RA.
  • Where?
    Kejadian berlangsung di kamar kos wilayah Kelurahan Pedungan, Kecamatan Denpasar Selatan, Bali. Penangkapan pelaku dilakukan di Jalan Bypass Ngurah Rai saat menuju Sanur.
  • When?
    Jenazah ditemukan pada Rabu, 15 Juli 2026 sekitar pukul 19.00 Wita. Pelaku ditangkap sekitar tiga jam setelah laporan diterima oleh kepolisian melalui layanan 110.
  • Why?
    Berdasarkan keterangan saksi, pasangan ini pernah dua kali bertengkar karena pelaku diketahui berselingkuh. Motif pasti pembunuhan masih diselidiki oleh pihak kepolisian hingga saat ini.
  • How?
    Penyelidikan awal menunjukkan korban dicekik selama sekitar 15 menit hingga meninggal dunia. Jenazah kemudian ditutupi boneka dan karpet lipat sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi membusuk.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Denpasar, IDN Times - Laki-laki Warga Negara Asing (WNA) asal Singapura berinisial MZ (26) membunuh pacarnya perempuan WNI asal Tegal, Jawa Tengah, berinisial AS (26) di wilayah Kelurahan Pedungan, Kecamatan Denpasar Selatan.

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Kepolisian Resor Kota (Kasi Humas Polresta) Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, mengatakan jenazah korban ditutupi boneka dan karpet yang terlipat rapi, pada Rabu (15/7/2026) sekitar pukul 19.00 Wita. Rencananya hari ini, jenazah korban akan diautopsi di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Ngoerah Sanglah Denpasar.

"Kondisi jenazah korban sudah mengalami pembengkakan, pembusuka, dan menimbulkan bau menyengat serta kulit ari sudah mengelupas," jelasnya, pada Kamis (16/7/2026).

1. Korban tidak bisa dihubungi dan tidak masuk kerja

ilustrasi billiard (Pixabay.com/juno1412)

Menurut Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, adik korban yang berinisial RA kesulitan menghubungi kakaknya, karena mereka bekerja di tempat biliar Jalan Nakula.

RA mengaku bertemu dengan AS seminggu sebelum jenazah kakaknya ditemukan. Pada Rabu (15/7/2026) pukul 19.00 Wita, RA mendatangi kos korban. Saat membuka pintu gerbang, ia mencium bau busuk dari kamar korban.

Tidak sengaja saksi melihat rambut kakaknya yang ditutupi boneka saat membuka pintu kamar. Tidak berselang lama, pelaku MZ keluar dari kamar yang berada di sebelah kamar korban. Ketika RA menanyakan keberadaan kakaknya, pelaku tidak menjawab sama sekali.

2. Pelaku tidak menjawab keberadaan korban

TKP Pembunuhan oleh WN Singapura (Dok.IDN Times/istimewa)

RA yang curiga memukulkan helm setelah melihat gelagat MZ. Pelaku tetap tidak menjawab, malah pergi mengendarai sepeda motor. RA kemudian menemukan jenazah kakaknya di kamar kos dalam kondisi membusuk di lantai.

Kejadian tersebut dilaporkan ke pihak kepolisian. Sementara itu, pengelola kos, Made A, menjelaskan korban tinggal di kos sejak Maret 2025 bersama pelaku.

Hasil penyelidikan sementara, tidak ditemukan luka terbuka. Selain itu kondisi jenazah sudah mengalami pembusukan.

"Saksi mengetahui jika korban sebelumnya sudah pernah ribut dua kali ribut karena pacarnya (pelaku) ketahuan selingkuh," jelas Adi.

3. Pacar baru pelaku mencium bau busuk sejak 11 Juli 2026

TKP Pembunuhan oleh WN Singapura (Dok.IDN Times/istimewa)

Sementara itu, perempuan lain diduga selingkuhan pelaku berinisial DP, kepada polisi mengaku mereka menjalin hubungan dengan baru tigq hari. Mereka kenal di tempat kerja DP, tempat biliar di Jalan Pura Demak.

DP mengaku sempat menginap berdua, pada Sabtu (11/7/2026) sekitar pukul 23.00 Wita. Pada hari tersebut, DP mengaku mencium bau menyengat, namun tidak bertanya kepada pelaku.

Pada Selasa (14/7/2026), DP tetap mencium bau menyengat tersebut sehingga memberanikan diri bertanya. Pertanyaan yang dilontarkan justru menyulut emosi pelaku. Pelaku berubah marah dan memukul tembok.

4. Pelaku ditangkap tiga jam setelah laporan di 110

WN Singapura pelaku pembunuhan (Dok.IDN Times/istimewa)

Pelaku MZ diamankan setelah pihak kepolisian menerima laporan di 110, disertai dengan ciri-ciri pelaku. Saat ditangkap, MZ sedang di Jalan Bypass Ngurah Rai hendak menuju ke Sanur. Penangkapan MZ membutuhkan waktu sekitar tiga jam setelah laporan tersebut masuk.

Hasil pemeriksaan sementara, MZ menjadlin hubungan dengan korban selama satu tahun. MZ wisatawan yang diketahui telah overstay.

Korban AS dicekik selama 15 menit hingga meninggal dunia. Kasus ini masih didalami pihak kepolisian. Hingga Kamis siang, pelaku disebut belum dimintai keterangan.

Editorial Team

Related Article